Home / Berita / 16 Lulusan Ners Baru Fikkes Unimus Lolos Internship Training Program Di Taiwan

16 Lulusan Ners Baru Fikkes Unimus Lolos Internship Training Program Di Taiwan

Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa melepas peserta training didampingi kaprodi ners dan direktur IRO Unimus

Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa melepas peserta training didampingi kaprodi ners dan direktur IRO Unimus

Semarang │(12/03/2018) Bisa bekerja atau magang dan mengaplikasikan ilmu langsung pada masyarakat merupakan salah satu cita-cita setiap lulusan. Kesempatan tersebut diperoleh oleh 16  lulusan Ners baru Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang telah berhasil lolos seleksi untuk  mengikuti  “Short Therm Elder Care Technical Training Program” di National Taipei University of Nursing and Health Sciences (NTUNHS) Republic of China (Taiwan). Ke enambelas peserta yang baru akan di wisuda bulan Mei 2018 tersebut tidak hanya berkesempatan untuk mendarmabaktikan ilmu di dalam negeri namun dapat berkiprah secara internasional. Program Short Therm Elder Care Technical Training Program akan berlangsung selama 10 bulan mulai akhir Maret sampai pertengahan Desember 2018  terdiri dari 1 bulan training dan  9 bulan internship (magang).

Bertempat di taman Unimus, peserta  dilepas oleh Wakil Rektor I Unimus (Dr. Sri Darmawati., M.Si) didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan (Dr. Budi Santosa., M.Si.Med) dan Direktur International Relational Officer (IRO) M. Yusuf, PhD dan Ketua Program Pendidikan Ners Unimus (Ns. Heryanto Adi Nugroho, M.Kep, Sp.Kom) pada acara doa pagi Senin, 12 Maret 2018.   Diungkapkan oleh direktur IRO Unimus bahwa jumlah peserta program dari seluruh Indonesia total ada 25 orang dan 16 orang (64%) berasal dari Unimus. “Ke enam belas peserta dapat mengikuti training di Taiwan setelah mengikuti seleksi  administrasi dan seleksi wawancara secara online” tambah Yusuf. “Semua biaya termasuk tuition fee, asuransi, transportasi, akomodasi, biaya short course di tanggung oleh NTUNHS. Nantinya peserta juga akan mendapatkan uang saku selama internship sebanyak 10.000-20.000 NTD atau sekitar 4,5-9,5 juta per bulan selama sembilan bulan” tandasnya.

Salah satu peserta training lulusan ners Unimus yang berasal dari Palembang, Winardoyo mengungkapkan rasa senang dan bahagianya berhasil lolos mengikuti training di Taiwan mewakili Indonesia. “Saya merasa bahagia telah diberi kesempatan untuk mengikuti program ini. Nantinya saya akan dapat banyak pengalaman, akan dapat banyak pembelajaran di Taiwan. Harapannya bisa membuat orang tua, almamater dan negara bangga” tambah Winar.

Sementara itu Wakil Rektor I Unimus (Dr. Sri Darmawati., M.Si) berpesan agar para mahasiswa tetap menjaga adab budaya, disiplin, aktif dan memenuhi kewajibannya sebagai muslim yang baik selama berada di Taiwan.  “Kesempatan ini tidak diperoleh setiap orang. Kesempatan yang baik bisa belajar dan magang di luar negeri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya menjadi pengalaman berharga untuk dapat menggali kompetensi lebih. Bisa menjadi nilai lebih bagi alumni untuk bekal ketika bekerja nanti” tambah wakil rektor I.

 

Program ini terlaksana dengan adanya MoU yang telah terjalin antara  Unimus dan NTUNHS. Dekan Fikkes ada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa MoU yg sudah dibuat dengan NTUNHS tidak berhenti sebatas MoU namun ditindaklanjuti dengan pemberangkatan 16 mahasiswa Ners Unimus sebagai  implementasi MoU tersebut. “Salah satu visi Unimus adalah internasionalisasi, dan langkah mahasiswa ke taiwan tersebut merupakan bukti bahwa Unimus concern untuk mencapai visi berwawasan internasional” tambah Dekan Fikkes Unimus.

 

 

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler

About admin

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com