All posts by admin

Fikkes Unimus Gandeng Cheju Halla University Korea

Dari kiri: Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean) dan Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) beserta Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki dan Dekan Fikkes, Dr. Budi Santosa menunjukan naskah kerja sama
Dari kiri: Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean) dan Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) beserta Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki dan Dekan Fikkes, Dr. Budi Santosa menunjukan naskah kerja sama

Semarang | (04/12/2018) Internasionalisasi dan pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi dalam penelitian merupakan salah satu indikator mutu setiap institusi pendidikan tinggi. Bersinergi dengan hal tersebut Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Unimus adakan kerjasama dengan Cheju Halla University Korea. Acara penandatanganan MoU dilaksanakan pada Selasa (04/12)  di Gedung NRC Unimus pada kegiatan Joint Meeting dalam penyusunan proposal riset KOICA. Empat delegasi hadir dari School of Nursing Cheju Halla University South Korea, yakni Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing), Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean), Susie Yoon, PhD (Assistant Professor School of Nursing) dan Yun Jeong Boo, PhD (Assistant Professor Dept. of Nursing).

Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) saat memberikan pemaparan
Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) saat memberikan pemaparan

Mereka merencanakan berpartner dalam riset dengan FIKKES Unimus melalui Joint Meeting on Preparation Research Collaboration KOICA 2020. Difasilitasi oleh International Relationship Officer Unimus, delegasi dari CHU Korea melakukan diskusi dengan dosen dan peneliti dari program keperawatan terkait dengan rencana riset tentang kesehatan remaja di Semarang. Pada kesempatan tersebut juga di diskusikan rencana kerjasama untuk beberapa topik riset lain dalam bidang keperawatan dan kesehatan.

Hadir memberikan sambutan wakil Rektor II, Dr. Sri Rejeki, S.Kp, M.Kep, Sp.Mat. Wakil Rektor II Unimus menyambut baik upaya kerjasama antara Fikkes Unimus dengan Cheju Halla University terutama dalam hal pengembangan riset. “Saya berharap dengan penandatangan MoU ini, kedepannya dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang tentunya dapat memberikan pemanfaatan di antara dua belah pihak, “ ujarnya. Selama satu minggu tim dosen dari Fikkes Unimus akan mendampaingi delegasi dari Cheju Halla University untuk melakukan survey data awal penelitian tentang status kesehatan remaja usia sekolah di kota Semarang. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2019-2020, dengan pendanaan dari KOICA.

 

Reportase UPT Humas & Protokoler

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi 853 Tenaga Kesehatan Baru

Sambutan Wakil Rektor III Unimus
Sambutan Wakil Rektor III Unimus

Semarang | (16/11/2018) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) selenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, Bidan, ahli gizi dan tenaga laboratorium. Bertempat di Patra Hotel & Convention Semarang angkat sumpah diikuti oleh 853 calon tenaga kesehatan lulusan FIKKES Unimus, terdiri dari 21 orang lulusan D-III Gizi, 21 orang lulusan S1 Gizi, 51 orang lulusan D-III Kebidanan, 136 orang lulusan D-III Keperawatan, 158 orang lulusan Profesi Ners, 126 orang lulusan D-III Analis Kesehatan serta 340 orang lulusan D-IV Analis Kesehatan.

Sambutan Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med
Sambutan Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah Pengurus DPW PATELKI Jawa Tengah Eko Joko Purwandyo, SKM, Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah Dr. Untung Sujianto, SKp., M.Kes, Pengurus IBI Ristiyah, S.ST, serta PERSAGI Bambang Supangkat, SKM. M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Wakil Rektor III Unimus, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus.

3Dalam sambutannya, Dr. Budi Santosa, M.Si.Med berpesan kepada lulusan tenaga kesehatan bahwa mereka harus mengikuti uji kompetensi nasional di akhir bulan November 2018 ini dengan sungguh-sungguh. “Saya minta saudara sekalian benar-benar serius mengikuti dan mengerjakan uji kompetensi dengan karena hasil uji kompetensi itu menjadi taruhan kita semua baik institusi maupun peserta ukom sendiri. Hasil uji kompetensi bias dilihat secara nasional sehingga akan muncul data perguruan tinggi mana yang bisa meluluskan 100% dan perguruan tinggi mana yang berada didasar klasemen. Dan Unimus tidak ingin menjadi perguruan tinggi didasar klasemen “ ungkapnya.

WhatsApp Image 2018-11-22 at 13.52.18Sementara itu, Wakil Rektor III Unimus Dr. Samsudi Rahardjo, MM. , MT. juga berharap bahwa nantinya lulusan tenaga kesehatan FIKKES Unimus dapat menjadi pribadi yang professional dan bertanggungjawab atas profesi yang dipilih. “Saudara semua harus menjalankan amanah dan kewajiban salah satunya dengan menjalankan butir-butir yang ada pada sumpah profesi masing-masing. Karena nama baik tidak hanya untuk personal saja namun juga institusi pendidikan Unimus,” tandasnya.

Habib Shaleh Alumni Fikkes Unimus Sumbang Medali Untuk Indonesia

M. Habib Shaleh tengah berlaga di lintasan para cylcing (doc)
M. Habib Shaleh tengah berlaga di lintasan para cylcing (doc)

Unimus│ (11/10/2018) M. Habib Shaleh (28), alumni D3 Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berhasil menorehkan prestasi dalam event akbar Asian Para Games 2018. M. Habib Shaleh bersama rekannya M Fadli dan Marthin Losu berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga para cycling (balap sepeda) di nomor  men’s team sprint kelas C1-5 (tuna daksa).

Pertandingan yang digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun hari Kamis, 11 Oktober ini berlangsung dramatis. Habib Shaleh sempat terjatuh saat putaran pertama namun akhirnya berhasil bangkit dan menjadi juara ke tiga bersama rekan setimnya. M. Habib Shaleh (C2), Muhammad Fadli Immamuddin (C4), dan Marthin Losu (C5) berhasil unggul 5,008 detik atas tim Iran yang terdiri dari Bahram S. Soleimani, Mahdi Mohammadi, dan Saber Janbaz Rahimpour atNORGES CASINO NYE CASINO .

Habib mulanya adalah atlet PPLP Sepak Bola Jawa Tengah non-difabel. Setelah mengalami kecelakaan pada 2006, ia menderita celebral palsy. Habib kemudian menggeluti cabang olah raga para cycling. Cidera tidak membuatnya menyerah, Habib tetap bersemangat dan  berhasil meraih prestasi. Habib mengabarkan kemenangannya kepada Dr. Ali Rosidi, M.Si dosen pembimbingnya semasa kuliah dulu. Dr. Ali yang juga menjadi wakil dekkan II Fikkes mengungkapkan bahwa cidera tak menyurutkan semangat Habib untuk menyelesaikan studi dan berprestasi dalam bidang olah raga membanggakan Indonesia. “Meski memiliki keterbatasan fisik Habib bisa beradaptasi dengan perubahan dirinya. Selain mempersiapkan kejuaraan pada  nomor 1000 meter Sabtu (13/10) ini, saat ini Habib tengah mempersiapkan diri juga untuk mengisi formasi PNS di Kotamadia Salatiga” ungkap Dr. Ali.

 

Reportase UPT Humas dan Protokoler

FIKKES Unimus Siap Adakan International Program Bersama Management and Science University Malaysia (MSU)

Dekan Fikkes bersama Prof. Eddy Yusuf, P.hD dari MSU Malaysia
Dekan Fikkes bersama Prof. Eddy Yusuf, P.hD dari MSU Malaysia

Semarang | Sesuai visi Universitas Muhammadiyah Semarang menjadi Universitas yang Unggul, Berkarakter, Berbasis Teknologi dan Berwawasan Internasional, tentu akan sangat banyak hal-hal detail yang harus dipersiapkan. Salah satunya adalah memperbaiki dan meningkatkan sistem pendidikan dan pengajaran. Sejalan dengan hal tersebut, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FIKKES) Unimus juga sedang berusaha mewujudkan tujuannya untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan bertaraf internasional yakni dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi asing di luar negeri.

Prof. Edy Yusuf berfoto bersama Wakil Rektor I, Dekan dan Wakil Dekan Fikkes
Prof. Edy Yusuf berfoto bersama Wakil Rektor I, Dekan dan Wakil Dekan Fikkes

Untuk menjembatani hal itu, pada Senin (03/9/2018) Round Table Meeting bersama Prof. Eddy Yusuf, Ph.D selaku President Global Affair and Strategic Partnership Management and Science University Malaysia di Aula NRC Unimus. Eddy sendiri menjelaskan bahwa bidang kesehatan adalah bidang yang paling membuat dirinya tertantang. “Apabila di bidang teknologi gap antar negara masih bisa diikuti satu sama lain, namun untuk masalah kesehatan, kondisi suatu negara dengan yang lain bisa sangat jauh,” terangnya.

Hadir untuk memberikan sambutan Dekan FIKKES Unimus, Dr. Budi Santosa, M.Kes.Med. Budi menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan kolaborasi yang real untuk kerjasama dengan MSU. “Kedatangan MSU ke Unimus membawa isyarat positif terutama soal inisiasi kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Kami berharap melalui kerjasama ini, dapat menyatukan visi dan misi antara Unimus dengan MSU terutama kerjasama tentang pendidikan,” ungkap Budi.

Dalam kerja sama di bidang pendidikan, ada beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan kedua belah pihak, diantaranya soal pengadaan beasiswa, International Class Program, Join International Seminar, Staff and Student Mobility serta 3+1 Program Unimus dan MSU (3 tahun di Unimus, 1 tahun di MSU). Tidak menutup kemungkinan bahwa kedepan, hubungan kerja sama ini akan terus berlanjut dan berkembang ke bidang lain. Dari kerjasama ini, Unimus dan MSU diharapkan dapat meningkatkan peringkat mereka di peringkat universitas kelas dunia.

 

Reportase UPT Humas dan Protokoler

30 Mahasiswa S1 Ilmu Gizi Fikkes Unimus Lakukan Study Lapangan di Thailand

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi dindamingi Dekan Fikkes menyerahkan surat tugas kepada mahasiswa S1 Ilmu peserta international short course di Chulalongkorn University
Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi menyerahkan surat tugas kepada mahasiswa S1 Ilmu peserta international short course di Chulalongkorn University

Semarang │Unimus (27/08/2018) Program internasional dan pengalaman mengikuti kegiatan internasional yang dilakukan oleh institusi perguruan tinggi akan memberikan nilai lebih pada civitas academica. Kompetensi mereka kian terbentuk dengan mendapat pengalaman dan pergaulan secara internasional. Demikian yang dilakukan oleh tiga puluh mahasiswa program studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) yang mengikuti  international mobility course ke Chulalongkorn University Thailand.  Mahasiswa di lepas oleh Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd di dampingi para wakil rektor, Direktur Eksekutif International Relationship Office (IRO) Unimus Muhammad Yusuf PhD, sekretaris program studi S1 Ilmu Gizi pada Senin (27/08/2018) usai acara doa pagi di halaman kampus Unimus. Ke-30 mahasiswa akan mengikuti International Short Course Program di Departement of Nutrition and Dietetic dan Halal Center Chulolongkorn University Thailand tanggal 3-5 September 2018 mendatang.

Rektor Unimus yang didampingi Direktur IRO Unimus menyatakan bahwa Unimus cukup lama memperkuat jejaring dengan kampus yang memiliki perhatian lebih di bidang kesehatan dan kedokteran. “Unimus, sebagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian lebih pada bidang keilmuan kesehatan dan kedokteran mengambil banyak terobosan. Terutama dengan menjalin banyak kerja sama dengan kampus yang memiliki perhatian sejenis baik di Asia, Australia, dan Eropa,”  papar Rektor. Selama ini Unimus memiliki kerjasama intensif dengan Chulalongkorn University yang merupakan salah satu universitas terbesar di Thailand.  Kegiatan ini terselenggara juga karena Chulalongkorn adalah mitra akademi kampus ini. Keberangkatan mahasiswa dalam program internasional merupakan buah kerja keras membangun jejaring secara global,” tambah Prof. Masrukhi. Menurut Rektor, pilihan menggandeng Chulalongkorn sangat tepat. Sebab, sebagai salah satu kampus besar di Thailand, Chulalongkorn memiliki perhatian kuat terhadap pengembangan ilmu kesehatan, medis, dan kedokteran, juga memiliki fasilitas laboratorium yang terlengkap dan modern. “Program nutrisi di Chulalongkorn University sangat dikenal maju. Nantinya mahasiswa akan belajar tentang manajemen pengelolaan hingga kunjungan ke Halal Science Center (HSC). Kebetulan Direktur HSC Chulalongkorn University adalah cucu pendiri Muhammadiyah Prof. Winai Dahlan yang merupakan pionir halal food di Thailand” ungkap rektor.

Tiga puluh mahasiswa S1 Ilmu peserta international short course di Thailand berfoto bersama sekprodi S1 Ilmu Gizi, dosen pendamping dan Direktur IRO Unimus usai pelepasan oleh rektor
Tiga puluh mahasiswa S1 Ilmu peserta international short course di Thailand berfoto bersama sekprodi S1 Ilmu Gizi, dosen pendamping dan Direktur IRO Unimus usai pelepasan oleh rektor

Rektor berharap melalui kegiatan tersebut mahasiswa akan mendapat pengalaman internasional termasuk tambahan berbagai pengetahuan dan wawasan. “Mahasiswa akan belajar berbagai keilmuan bidang gizi, sehingga terbentuk komunitas mahasisa di bidang tersebut di tiap perguruan tinggi. Kita berharap mahasiswa Unimus tidak hanya handal di bidang keilmuan, namun juga memiliki karakter keislaman yang kuat sehingga mampu bertanding dan bersanding dengan lulusan perguruan tinggi lain di dalam dan luar negeri” pungkas Rektor

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Siapkan Lulusan Yang Go Internasional Fikkes Unimus Teken MoU Dengan User Dari Jepang

Wakil Dekan I Fikkes Dr. Tri Hartiti menyampaikan sambutan
Wakil Dekan I Fikkes Dr. Tri Hartiti menyampaikan sambutan

Semarang │(12/7/2018) Lulus kuliah bisa kerja di luar negeri? Mengapa tidak? Memang bekerja di luar negeri itu banyak diidam-idamkan oleh para lulusan kuliah. Selain menambah pengalaman, ada juga yang bekerja di luar negeri karena ada potensi dari diri mereka yang lebih terpakai di luar negeri daripada di negeri sendiri. Apalagi ditambah dengan salary yang tinggi. Tentu ini akan menjadi sebuah peluang yang tidak boleh dilewatkan bukan? Salah satu negara yang banyak di tuju oleh lulusan perguruan tinggi untuk bekerja adalah Jepang.

Mr. Yamakura Shinya dari Nichini Corporation Jepang menyampaikan sambutan
Mr. Yamakura Shinya dari Nichini Corporation Jepang menyampaikan sambutan

 

Menangkap peluang tersebut Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus menggandeng User dari Jepang untuk menyerap lulusannya. Hadirkan Mr. Yamakura Shinya dari Nichini Corporation Fikkes Unimus tanda tangani MoU dengan Magdy Indonesia untuk menyiapkan alumni bisa terserap bekerja di Jepang (12/07/2018). Penandatanganan MoU juga dihadiri oleh pimpinan Magdy Indonesia dan Kaprodi dari seluruh program studi di Fikkes. Di ungkapkan oleh Wakil Dekan I Fikkes Dr. Tri Hartiti bahwa penandatanganan MoU di lakukan untuk mempersiapkan alumni dari program studi yang ada di Fikkes yaitu keperawatan, kebidanan, gizi, analis kesehatan dan teknologi pangan untuk bisa terserap dalam lapangan kerja di Jepang. “Saat ini sudah ada belasan alumni keperawatan Fikkes yang telah bekerja sebagai tenaga kesehatan di Jepang” paparnya.

Dari Kiri: Mr. Yamakura Shinya, pimpinan Magdy Indonesia Hary Setiawan, Wadek I Fikkes Dr. Tri Hartiti dan Wadek II Fikkes Dr. Ali Rosidi usai penandatangan MoU
Dari Kiri: Mr. Yamakura Shinya, pimpinan Magdy Indonesia Hary Setiawan, Wadek I Fikkes Dr. Tri Hartiti dan Wadek II Fikkes Dr. Ali Rosidi usai penandatangan MoU

Pimpinan Magdy Indonesia Hary Kurniawan mengungkapkan bahwa saat ini banyak peluang bekerja di Jepang yang bisa di isi oleh lulusan tenaga kesehatan. “Di Jawa Tengah salah satu perguruan tinggi dengan lulusan tenaga kesehatan yang berkualitas adalah Unimus, sehingga Magdy Indonesia menggandeng Unimus untuk mempersiapkan alumninya agar dapat bekerja di Jepang. Nantinya alumni akan mengikuti pembekalan bahasa dan budaya Jepang di LPK Magdy Indonesia sebelum berangkat magang kerja di Jepang” paparnya. Mr. Yamakura Shinya yang hadir sebagai salah satu pihak penerima (user) magang keperawatan di Jepang mengungkapkan rasa senangnya bisa bekerja sama dengan Unimus. “Saya melihat fasilitas pembelajaran di laboratorium di Unimus sangat komplit dan moder sehingga lulusannya juga akan mampu bersaing dengan lulusan dari negara lain” ungkapnya.

 

Reportasi UPT Humas dan Protokoler

Wirusahawan Muda D3 TLM Fikkes Unimus Juarai Kompetisi Bisnis Indonesia

Tim mahasiswa dari D3 TLM peraih hibah KBMI melalui jasa "Delivery Order Laboratory (DOL)”
Tim mahasiswa dari D3 TLM peraih hibah KBMI melalui jasa “Delivery Order Laboratory (DOL)”

Semarang │(10/06/2018) Mahasiswa D3 Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus) kembali meraih prestasi nasional dalam bidang non akademik. Prestasi yang diraih oleh tim mahasiswa tersebut berhasil lolos dalam hibah Program Kewirausahaan Indonesia (PMWI) di bidang Kompetisi Bisnis Indonesia (KBMI) tingkat nasional tahun 2018. Program yang diselenggarakan untuk menumbuhkembangkan wirausahawan muda baru tersebut  didanai oleh Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti.

Tim dari D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) mejuarai hibah KBMI pada kategori jasa  diketuai oleh Fathin Karimatun Nisa D3 dengan judul “Delivery Order Labiratory (DOL)” Jasa Check Laboratorium Pemeriksaan Glukosa Kolesterol dan Asam Urat On Delivery Untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat” dengan anggota Qurnia Reni Sagita, Didik Purwanto, Erma Dyah Vivianti dan Nurjanah kesemuanya dari D3 TLM. Fathin memaparkan bahwa awal mula ide bisnis ini adalah melihat jumlah masyarakat kurang imbang jumlah fasilitas kesehatan yang mana jumlah fasilitas kesehatan masih terlalu kecil untuk memenuhi kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu masyarakat harus menunggu antrian terlalu lama, sehingga kami berinovasi menciptakan jasa layanan kesehatan yg kami beri nama “Delivery Order Laboratory (DOL)” yg meliputi cek glukosa kolesterol asam urat. “Pelayanan kesehatan ini bermaksud untuk meringankan para lansia dan masyarakat umum yg memerlukan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mengontrol kesehatannya. Peluang kesehatan ini sangat menjanjikan karena usaha DOL adalah usaha baru dan pertama di kota Semarang” pungkasnya.

Peraih hibah KBMI yang mendapat bimbingan dari dosen program studi D3 TLM Evy Prastyanto, M.Si nantinya akan mendapat bantuan dana usaha dari Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti. Rektor sangat mengapresiasi capaian prestasi mahasiswa dan berharap capaian prestasi sejenis akan meningkat tahun depan. “Prestasi yang diraih oleh mahasiswa dalam bidang non akademik tersebut menjadi bukti bahwa Unimus senantiasa memberikan support pada penumbuhkembangan jiwa wirausaha pada mahasiswa” pungkas Rektor.

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler

Fikkes Unimus Selenggarakan Angkat Sumpah Profesi 103 Tenaga Kesehatan

Prosesi angkat sumpah profesi oleh organisasi profesi didampingi rohaniawan
Prosesi angkat sumpah profesi oleh organisasi profesi didampingi rohaniawan

Semarang│(15/05/2018), Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, Bidan, ahli gizi dan tenaga laboratorium medik bertempat di aula gedung NRC Semarang. Ketua panitia Andri Sukeksi, SKM, M.Kes melaporkan bahwa angkat sumpah diikuti oleh 103 calon tenaga kesehatan lulusan Fikkes Unimus, terdiri dari  41 orang lulusan Ners, 1 orang lulusan Diploma III Keperawatan, 4 orang dari  D III Teknologi Laboratorium Medik dan 57 orang lulusan D IV Teknologi Laboratorium Medik.

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah Pengurus DPW PATELKI Jawa Tengah Eko Joko Purwandyo, SKM dan  Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah Ns. Supriyadi, S.Kep.  Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Kabid ketenagaan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, pengurus DPD PPNI Kota Semarang, para wakil rektor Unimus, Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dan para kaprodi di lingkungan Fikkes Unimus

Taufikurrahman, SKM, M.Kes hadir mewakili dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah Yuliyanto Prabowo, SKM, M.Kes menyampaikan sambutan tertulis Kadinkes. Disampaikan bahwa sumpah itu mudah di ucapkan tapi tidak mudah di laksanakan. Setiap tenaga kesehatan harus selalu berperilaku sesuai profesinya, jadilah tenaga kesehatan yg kompeten, berintegrasi dan beratitude. “Sumpah yang di lafalkan atas nama Tuhan dan  itu tidak mudah, jangan hanya terucap tapi bisa dimaknai dengan menjalankannya sebaik-baiknya. Harus membangun komunikasi yang baik dengan pasien. Harus terus menerus mengembangkan ilmu sebaik-baiknya melalui studi lanjut, seminar, pelatihan atau diskusi ilmiah. Kembangkan kolaborasi dan rasa care yang baik dengan teman sejawat, dengan sesama dan dengan jejaring” Tandas Taufik

Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si menyampaikan sambutan
Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si menyampaikan sambutan

Sementara itu Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kompetensi lulusan Unimus sudah diakui di kancah nasional dan internasional. Alumni Unimus telah tersebar di berbagai negara di seluruh dunia. “Setiap tenaga kesehatan baru harus selalu berpikir logis sistematis seperti yang telah diajarkan dalam bangku kuliah dan harus dibawa dalam realitas kehidupan. Nilai-nilai keberIslaman juga harus dibawa selalu dalam dunia pekerjaan” pesan Dr. Sri Darmawati kepada para alumni yang di sumpah. Ditambahkan juga oleh Wakil Rektor II Unimus Dr. Sri Rejeki, M.Kep, Sp. Mat bahwa peserta yang menjalani sumpah ini, sebentar lagi akan segera menekuni profesi yang menjadi kepeminatan mereka. Disebutkan, sumpah yang telah diucapkan juga akan memberikan motivasi kuat. Utamanya, supaya lulusan mengamalkan keilmuan yang dimiliki dengan sepenuh hati. Hasilnya adalah pelayanan prima dunia kesehatan bagi masyarakat di manapun berada. “Sejauh ini lulusan Fikkes Unimus telah menunjukkan kompetensinya di dunia profesi yang digeluti. Kami inginkan dengan telah mengangkat sumpah, maka mereka akan benar-benar bisa melayani masyarakat dengan profesional” papar Dr. Sri Rejeki, usai prosesi angkat sumpah.

 

Sumber UPT Kehumasan& Protokoler

Keperawatan Fikkes Unimus Tuan Rumah Munas Ke-1 Mahasiswa Muhammadiyah A’isyiyah

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, Dekan Fikkes, Kaprodi dan Sekprodi Keperawatan serta peserta Munas pada acara pembukaan Munas
Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi, Dekan Fikkes, Kaprodi dan Sekprodi Keperawatan serta peserta Munas pada acara pembukaan Munas

Semarang | Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali terpilih sebagai tuan rumah ajang berskala nasional. Kali ini Unimus menjadi tuan rumah “Musyawarah Nasional ke-1 Mahasiswa Perawat Muhammadiyah Aiyiyah. Acara bertema “Bersama dalam sinergi mahasiswa perawat Muhammadiyah Aisyiyah” digelar selama tiga hari 27-29 April 2018. Pembukaan Munas di lakukan di gedung NRC Unimus  pada Jumat, 27 April 2018.

Munas dibuka oleh Rektor Unimus Prof. Masrukhi, M.Pd dihadiri oleh Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med, Ketua dan sekretaris program studi D3/ S1 Keperawatan dan puluhan mahasiswa perwakilan dari 19 institusi Perguruan Tinggi / Stikes Muhammadiyah dan Aisyiyah se Indonesia. Rektor Unimus sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan bahwa asosiasi mahasiswa sangat penting karena dapat mengembangkan aspek-aspek penting diantaranya soft skill“Soft skill yang dapat dikembangkan diantaranya leadership, kemampuan membuat network / jejaring. Soft skill akan menopang 80% kesuksesan” tandas Rektor. “Mahasiswa di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah diharapkan memiliki kecerdasan yang komprehensif atau holistik berupa kecerdasan jiwa, rasa (estetika), intelektualitas dan kecerdasan raga (fisik)” tambahnya. Rektor menambahkan bahwa kegiatan positif ini menjadi tinta emas untuk kesuksesan berikutnya. Prof. Masrukhi memesankan bahwa perkumpulan atau peer grup akan melahirkan generasi-generasi hebat berikutnya. “Tidak ada orang yang besar dan sukses sendirian, orang akan menjadi besar karena adanya peer group. Orang besar lahir dari kelompoknya” pungkasnya.

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi mrmberikan arahan pada peserta Munas
Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi mrmberikan arahan pada peserta Munas

Berbagai kegiatan di gelar dalam musyawarah nasional (Munas) perdana tersebut berupa pemilihan pengurus, penyusunan anggaran dasar dan rumah tangga serta kegiatan ilmiah berupa seminar nasional. Melalui Munas perdananya diharapkan dapat terbentuk asosiasi mahasiswa muhammadiyah Aisyiyah se Indonesia yang mempunyai peran ikut memajukan keperawatan di Indonesia. Nantinya wadah / asosiasi ini sebagai alat pemersatu dan menjadi media koordinasi mahasiswa ilmu keperawatan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia.

Reportase UPT Humas dan Protokoler