Keperawatan Unimus Gelar Klinik Publikasi Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi

BERITA BY HUMAS UNIMUS

Semarang – Program studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar Article Clinic Strategi Publikasi Jurnal Ilmiah Internasional Bereputasi pada Jumat (27/08/2021) dengan tema “The Effective Publication Strategies at The International Reputable Scientific Journals”. Hal ini diselenggarakan mengingat pembuatan publikasi jurnal internasional bereputasi menjadi hal penting bagi akademisi khususnya dosen guna membangun budaya akademik yang baik serta mengasah critical thingking melalui riset, analisis, teknik penulisan ilmiah serta kajian yang baik dan benar.

Digelar secara daring, acara menghadirkan beberapa narasumber seperti Ns. Tantut Susanto, M.Kep., Sp.Kep. Kom, Ph.D (Universitas Jember – Indonesia) dengan paparan materi “How to Prepare a Qualitative Research Manuscript”; Ns. Ferry Efendi, M.Sc., Ph.D (Universitas Airlangga – Indonesia) dengan materi “How to Prepare a Systematic Review, Literature Review, Meta- Analysis, Critical Review Manuscript”; dilanjutkan dengan Prof. Dr. Sandeep Poddar, Ph.D (Lincoln University College, Malaysia) dengan materi “How to Prepare a Quantitative-Experiment Research Manuscript”; Prof. Whei Mei Jean Shih, Ph.D (Chang Gung University os Science and Technology, Taiwan) dengan materi “How to Prepare a Non Quantitative Experiment Research Manuscript”; serta Ju Han Liu, Ph.D RN (National Taipei University of Nursing and Health Sciences – Taiwan) dengan paparan materi terkait “How to Select a Journal Target and Submission Procedure (conparison : WoS, SCI, SSCI, Scopus”.

Sebanyak 3067 Mahasiswa Baru Unimus Dilantik Rektor Pada Pembukaan Masta Pmb Unimus Tahun 2021/2022

Semarang | dibawah persyarikatan Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memiliki tekad menjadi universitas yang tumbuh dan berkembang menjadi universitas yang Unggul, Berkarakter, Berbasis Teknologi, dan berwawasan Intersnasional. Maka dari itu Unimus terus berupaya dan bekerja keras untuk mewujudkan visi besar tersebut. Salah satu langkah untuk mewujudkan visi besar tersebut adalah dengan mencapainya target perolehan mahasiswa baru dalam setiap tahun ajaran baru.

Dari Penerimaan Mahasiswa Baru yang sudah dilakukan dalam kurun waktu satu tahun, maka pada senin (6/9/2021) Rektor (Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd) melantik sebanyak 3067 Mahasiswa Baru dalam kegiatan Rapat Terbuka Senat dan Pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa baru tahun 2021/2022, terdiri dari 34 Mahasiswa Baru Program Magister ({asca Sarjana), 242 Program Profesi, 2022  Program Sarjana (S1), 327 Program Diploma IV (D4) dan 329 Program Diploma III (D3) yang tersebar di 28 Program studi di 8 Fakultas yang ada di Unimus. Dan juga menerima sebanyak 48 peserta pertukaran pelajar dari luar pulau Jawa  Mahasiswa Merdeka dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Kegiatan Pembukaan Masta PMB tahun 2021 tersebut dilaksanakan secara Daring dan Luring atau biasa disebut dengan istilah Hybrid, dimana ada beberapa perwakilan Mahasiswa di setiap prodi yang mengikuti kegiatan secara offline dan yang lainnya secara online melalui aplikasi Zoom dan Streaming Youtube. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor (Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd) sekaligus sebagai ketua Senat, para Wakil Rektor dan  anggota senan, unsur pimpinan Perwakilan Fakultas, Sekretaris Senat,dan  Dosen dilingkungan Unimus. Penerimaan Mahasiswa Brau tersebut ditandai dengan pemakainan jas Almamater kampus dan Jas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyan (IMM) Unimus yang disematkan oleh Rektor kepada perwakilan Mahasiswa baru.

“Satu Setengah Tahun lebih Pandemi memapar  kehidupan masyarakat Indonesia yang menjadikan gerak aktifitas menjadi sangat terbatas, mulai dari pertemuan yang dibatasi baik perkuliahan maupun kegiatan lainnya dan harus taat protokol Kesehatan secara ketat, akan tetapi kita harus tetap bisa melakukan aktifitas dengan adaptasi dan antisipasi untuk hidup berdampingan dengan covid – 19 dalam melakukan aktifitas dan meraih prestasi” kata Rektor dalam memberikan Smabutan dan sekaligus membuka acara.

Selain itu Rektor juga menyampaikan kuliah di Unimus, Mahasiswa akan dibina dan didiidik oleh para tenaga pengajar atau Dosen Profesional dengan keahlian masing- masing sesuai dengan bidang yang diambil oleh Mahasiswa, untuk menghantarkan Mahasiswa meraih cita – cita menjadi seorang Diploma, Sarjana dan Magister.  Di kampus Unimus Mahasiswa tidak hanya diajarkan tentang perkuliah akademik saja, melainkan belajar berorganisasi, dilatih Memimpin dan dipimpin didalam Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada di Kampus Unimus.

Dalam sambutannya Rektor juga menyebutkan disamping sudah ada 28 Program Studi yang sudah berdiri, untuk kedepannya akan dibuka sebanyak 15 Prodi baru yang terdiri dari 12 Prodi Program Sarjana, dan 3 Program Pasca Sarjana diantaranta S2 Manajemen, S2 Kesehatan Masyarakat, dan S2 Teknik Mesin. Dan untuk tetap memberikan layanan kepada Masyarakat luar Pendaftaran Mahasiswa Baru Unimus masih terus dibuka sampai 30 September 2021.

Tingkatkan Keunggulan dan Kompetensi Lulusan, Prodi Profesi Ners Gelar Pelatihan BT & CLS

Semarang – Sebagai tenaga kesehatan yang berada di garda depan dalam memberikan pelayanan kesehatan khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19, profesi perawat dituntut untuk selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan kompetensi agar dapat selaras dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini. Pengetahuan dan skill perawat yang berhubungan dengan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT & CLS) juga menjadi salah satu prasyarat yang harus dimiliki. Hal tersebut yang melatarbelakangi program studi Ners Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) untuk membekali mahasiswa dengan pelatihan BT & CLS yang di buka pada Kamis (2/09/2021).

Bertempat di Gedung NRC Unimus, pembukaan dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat serta diikuti oleh 35 peserta dari mahasiswa Prodi Ners dengan menghadirkan trainer dari tim Ambulan Gawat Darurat (AGD) 118 Jakarta.  “Alhamdulillah teman-teman masih diberikan kesehatan untuk mengikuti kegiatan BT & CLS selama 5 hari kedepan. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan skill dari mahasiswa dimana kedepannya ketika bekerja dibutuhkan sertifikat-sertifikat yang berhubungan dengan kompetensi, “ ungkap Ns. Mariyam, S.Kep., M.Kep., Sp.An selaku Sekprodi Ners.

Peserta training akan mendapatkan materi tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Bantuan Hidup Dasar, Initial assesment, stabilisasi airway dan breathing, penatalaksanaan kegawatan kardiovaskuler, Elektro Kardio Grafi (EKG), Resusitasi Jantung Paru (RJP), DC Shock,  penatalaksanaan trauma dan fraktur, manajemen syok dan keracunan, serta tabilisasi musculoskeletal dan Spinal Cord. Kegiatan pelatihan meliputi perkuliahan kelas, diskusi, praktikum dan evaluasi (tulis dan praktek) serta simulasi manajemen bencana.

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi & Pelepasan Lulusan

Semarang | (24/10/2019) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, ahli gizi dan tenaga laboratorium medik serta pelepasan calon wisudawan Ners, S1 Keperawatan, D3 Teknologi Labotorium Medis (TLM), D4 TLM, S1 Gizi dan S1 Teknologi Pangan. Acara di gelar di Majapahit Convention Ballroom. Wakil Dekan 1 Dr. Tri Hartiti, SKM, M.Kes dalam laporannya  menyampaikan bahwa angkat sumpah diikuti 900 oleh terdiri terdiri dari lulusan profesi Ners (80), S1 Keperawatan (65), S1 Ilmu Gizi (48), S1 Teknologi Pangan (5), D4 Teknologi Lahoratorium Medik (313), D3 Teknologi Laboratorium Medik (133), D3 Gizi (28), D3 Keperawatan (58), dan D3 Kebidanan (58).

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus Dr. Tri Hartiti, SKM, M.Kes. “Lulusan yang mendapat predikat Cumlaude sebesar 327 orang (38,06%). Lulusan terbaik program stusi (prodi) Profesi Ners Bella Maulia Indah Kurniawati (IPK 4,00), Prodi S1 Keperawatan (IPK 3,74), Prodi D3 Ilmu Gizi Meidy Eka Hera Setyawati (IPK 3,59), prodi D3 Gizi Yuni Safaratul Amanah (IPK 3,90), prodi D3 Teknologi Laborarorium Medik Diniati Mardhotillah (IPK 3,80), prodi D4 Teknologi Laboratorium Medik Salis Setyawati (IPK 3,71). Lulusan terbaik D3 Kebidanan Nawang Retna (IPK 3,58), kowalskypage prodi S1 Teknologi Pangan Irma Fitriana Ardi Kusumawati dengan (IPK 3,73)” terang Dr. Titi. “Sampai saat ini Fikkes Unimus telah meluluskan 8.701 lulusan yang telah mengabdikan diri di berbagai instansi dalam dan luar negeri” jelasnya. Ditambahkan oleh Dr. Titi bahwa kegiatan angkat sumpah profesi adalah salah satu syarat untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR)  tenaga kesehatan selain kelulusan uji kompetensi.

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah pengurus DPW PPNI Jawa Tengah  Dr. Arwani, SKM, BN.Hons, MN, Ketua DPD IBI Jawa Tengah Endang Suwartiningsih, Wakil Ketua DPW Patelki Jawa Tengah H. Suwandi, S.Sos dan DPP PERSAGI Bambang Hariyanto, bdsmvids.net, SKM, M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Dekan Fikkes yang juga menjadi Wakil Rektor I Unimus Dr. Budi Santosa, M.Si.Med, para wakil dekan dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus. Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dalam sambutannya, menyatakan bahwa momen angkat sumpah sekaligus pelepasan calon wisudawan/wisudawati mahasiswa Fikkes Unimus harus dijadikan sebagai momen perubahan dan tujuan sumpah profesi mendidik tenaga kesehatan agar memiliki karakter yang baik. Dekan berharap lulusan Fikkes Unimus tidak ada yang terbentur masalah karena melanggar kode etik profesi. “Dalam melaksakan tugas harus selalu mengingat bahwa apa yang kita kerjakan kelak akan di minta pertanggung jawabannya, artinya tanggung jawab tugas kita tidak hanya kepada manusia tapi juga kepada Tuhan. Ada banya hal yang dapat memicu pelanggaran etika antara lain faktor ekonomi, aturan yang masih abu-abu juga faktor lingkungan. Lulusan harus melihat mana yang benar dan mana yang kurang tepat sesuai dengan kode etik profesi” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (dr. Yuliyanto Prabowo, M.Kes) dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Ka. Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (dr. Tatik Murhayati, M.Kes) menyampaikan bahwa tenaga kesehatan senantiasa berpegang teguh pada etika profesi, sehingga setiap tenaga kesehatan harus mengangkat sumpah sebelum terjun melakukan pelayanan di masyarakat. Sumpah yang diucapkan memiliki tanggung jawab moral terhadap diri sendiri, pasien dan Tuhan” pesannya. “Saat ini telah memasuki era industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. “Segala hal tanpa batas dengan pengunaan daya komputasi tidak menutup kemungkinan kedepan ada beberapa pekerjaan tenaga kesehatan yang dapat digantikan oleh mesin atau robot. Sebagai pembeda kami harapkan para tenaga kesehatan harus mengembangkan integritas, karakter, sisi humanisme, caring dan juga leadership yang mampu bersaing secara nasional dan internasional“ harapnya. Kadinkes Provinsi Jawa Tengah juga berpesan kepada lulusan Fikkes bahwa kelulusan bukan merupakan akhir proses tapi awal menjalani proses selanjutnya. Kadinkes juga memesankan agar lulusan terus mengembangkan diri dengan continuing education.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi

Semarang | (23/06/2019) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, ahli gizi dan tenaga laboratorium medik serta pelepasan calon wisudawan Ners, S1 Keperawatan, D3 Teknologi Labotorium Medis (TLM), D4 TLM, S1 Gizi dan S1 Teknologi Pangan. Acara di gelar di Aula Gedung Fakultas Kedokteran Unimus. Wakil Dekan 1 dalam laporannya  menyampaikan bahwa angkat sumpah diikuti ole 148 lulusan profesi Ners Unimus, 94 orang lulusan S1 Gizi Unimus,  53 lulusan D-III Analis Kesehatan serta 6 orang lulusan D-IV Analis Kesehatan, serta 11 orang lulusan profesi ners dari UKSW Salatiga & UMSU Brebes. Sementara pelepasan lulusan juga diikuti 69 calon wisudawan S1 Keperawatan dan 19 calon wisudawan S1 Teknologi Pangan. “Total peserta angkat sumpah dan pelepasan wisudawan periode 23 Juni 2019 adalah 400 orang” terang Dr. Tri Hartiti. “Lulusan yang mendapat predikat cumlaude sebesar 242 orang (60,5%). Lulusan terbaik prodi ners Yuli Widiastuti dengan (IPK 4,00) lulusan terbaik prodi S1 Keperawatan Aisyatul Al Finaunni’mah (IPK 3,71) lulusan terbaik S1 Teknologi Pangan Azmi Kurniawati (IPK 3,84), lulusan terbaik A1 Gizi Emilia Arum Pratiwi (IPK 3,88) dan lulusan terbaik prodi D-III TLM Siti Nadhiroh (3,63). Sampai saat ini Fikkes Unumus telah meluluskan 7.801 lulusan yang telah mengabdikan diri di berbagai instansi dalam dan luar negeri” tambahnya.

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah Pengurus DPW PATELKI Jawa Tengah Eko Joko Purwandyo, SKM, Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah Eko Sadono, SKp., MARS, serta DPD PERSAGI Jawa Tengah Bambang Supangkat, SKM. M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus. Dalam sambutannya, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med menyatakan bahwa momen angkat sumpah sekaligus pelepasan calon wisudawan/wisudawati mahasiswa FIKKES Unimus harus dijadikan sebagai momen perubahan. “Perubahan dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang kurang terampil menjadi lebih terampil, perubahan sikap yang kurang baik menjadi lebih baik, itulah bingkai setiap kompetensi. Maka lulusan setiap prodi harus memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan, sehingga tidak heran diakhir ada yang namanya uji kompetensi, “ jelasnya.

Lebih lanjut, Rahmah Nur Hayati, SKM., M.Kes (Ka. Bidang SDK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah) selaku perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menambahkan bahwa saat ini telah memasuki era industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. “Segala hal tanpa batas dengan pengunaan daya komputasi tidak menutup kemungkinan kedepan ada beberapa pekerjaan tenaga kesehatan yang dapat digantikan oleh mesin atau robot. Sebagai pembeda kami harapkan para tenaga kesehatan harus mengembangkan integritas, karakter, sisi humanisme, caring dan juga leadership, “ harapnya.

Siapkan Mahasiswa Lebih Humanis Melalui Capping Day dan Kuliah Umum


Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa menyampaikan arahan dan sambutan dihadapan mahasiswa dan orang tua

Semarang │Ucap janji mahasiswa atau Capping Day adalah tahapan awal yang harus dilalui setiap mahasiswa keperawatan dan kebidanan sebelum memasuki dunia profesi untuk melakukan praktek di klinik di rumah sakit atau layanan kesehatan lain. Demikian juga yang dilakukan oleh 248 mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) terdiri dari 75 mahasiswa D III keperawatan, 161 mahasiswa S1 keperawatan dan 12 mahasiswa D III kebidanan yang mengikuti kegiatan Capping Day dan kuliah umum bertema “Membangun Karakter Humanistik dan Profesional Tenaga Kesehatan di Era Disrupsi”. Kegiatan ucap janji dan kuliah umum ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Program Studi Keperawatan dan Kebidanan dalam rangka menghantarkan mahasiswa memasuki lahan praktik.  Di helat di Hotel Grasia Semarang pada Rabu (24/04/2019) acara dihadiri Dekan Fikkes (Dr. Budi Santosa., M.Si.Med), Ketua dan Sekretaris Program Studi di Fikkes Unimus, perwakilan organisasi profesi (PPNI dan IBI), perwakilan dari serta orang tua mahasiswa.

Acara dibuka oleh Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa., M.Si.Med. Dekan Fikkes menyampaikan bahwa upacara ucap janji menjadikan momentum meningkatkan semangat dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai perawat dan bidan yang akan terjun ke tengah-tengah masyarakat. “Momentum ucap janji sebaiknya dijadikan pijakan untuk meningkatkan performa tenaga kesehatan. Sebagai tenaga kesehatan juga harus memegang janji yang sudah di ucapkan antara lain dengan selalu memegang rahasia yang pasien” ungkapnya. “Kegiatan ucap janji juga menjadi titik awal mahasiswa menapaki tahapan berikutnya praktik klinik di berbagai institusi kesehatan dan terjun langsung di masyarakat” terang Dr. Budi Santosa.

Saat prosesi ucap janji, mahasiswa membacakan janji berisi kewajiban yang harus dilaksanakan dan ditepati oleh mahasiswa ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, berupa janji untuk tidak membedakan pasien, mengutamakan pasien dan memegang semua rahasia pasien. Usai prosesi ucap janji kegiatan dilanjutkan, pemasangan penutup kepala / cap (bagi mahasiswa perempuan) dan pemasangan pin secara simbolis oleh ketua program studi.

Kegiatan prosesi ucap janji di lanjutkan dengan kuliah umum “Membangun Karakter Humanistik dan Profesional Tenaga Kesehatan di Era Disrupsi” dengan narasumber Dian Ratna Sawitri, S.Psi, M.Psi, Ph.D. Dosen dan wakil dekan di fakultas psikologi Undip tersebut berbagi kiat sukses masa depan dengan mengedepankan aspek humanisme dan komunikasi yang baik dengan orang tua. Ia juga membagi kiat dan strategi dalam pengembangan karir. “Strategi pengembangan karir itu melibatkan banyak aspek antara lain kepribadian proaktif, mau menerima feedback dari orang lain, berani mencoba, belajar dari career succes story, memiliki role model yang kuat, punya tujuan jelas dan menjaga komunikasi dengan banyak pihak terutama orang tua” terangnya. “Tenaga kesehatan harus profesionalisme. Didalam melalukan tugas harus berkomitmen, tidak mengabaikan pasien karena adanya teknologi namun memanfaatkan teknologi untuk melayani pasien” tambahnya.Melalui kegiatan ini Unimus berharap kelak dapat mencetak perawat dan bidan profesional yang unggul dalam keilmuan, ketrampilan dan keislaman.

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler.

Fikkes Tingkatkan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Terkemuka Taiwan

Foto bersama dengan Prof. Kuei Ru Chou dan Prof. Phi Chu Lin dari School Of Nursing Taipei Medical University
Foto bersama dengan Prof. Kuei Ru Chou dan Prof. Phi Chu Lin dari School Of Nursing Taipei Medical University

Taipei – Delegasi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) UNIMUS yang terdiri dari Dr Budi Santosa (Dekan FIKKES), Dr Fathul Mubin (Kaprodi S1 Keperawatan) dan Muhammad Yusuf, PhD (Director International Relationship Officer Unimus) melakasanakan kunjungan kerjasama di Perguruan Tinggi Terkemuka di Taipei dan Tainan, Taiwan selama tiga hari, 28 – 30 Januari 2019.  Lawatan dilakukan atas undangan dari National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS), Dekan FIKKES menghadiri  “Closing Ceremony of Eldere Care Tachnical Training Course” dan sekaligus penyerahan sertifikat internship program yang dilaksanakan oleh 22 mahasiswa Ners Unimus selama 10 bulan di Taipei dan Kaohsiung.

Dalam kesempatan yang sama dilakukan pertemuan tindak lanjut kerjasama dengan Prof Shu-Fang Wu, PhD (Vice President) dan Dr Li-Ju Lin (Director International Education Center). Dalam kesempatan diskusi dengan NTUNHS disepakati untuk mendirikan pusat perwakilan  “Taiwan-Indonesia Healthcare Education Centre” yang nantinya akan berkantor di FIKKES Unimus. Kantor ini berfunggsi membantu dalam memfasilitasi program program kerjasama Taiwan-Indonesia dalam bidang keperawatan.

Kegiatan Kerjasama juga dilaksanakan dengan Taipei Medical University dan Cheng Kung University yang membahas kerjasama beasiswa pendidikan Master dan PhD, short course program dan international mobility program. Kedepan akan banyak kegiatan short course yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Unimus di Taiwan. Mahasiswa dan dosen juga dapat mengakses berbagai beasiswa di kedua universitas ternama di Taiwan tersebut. “Program kerjasama dengan Universitas di Taiwan ini sangat strategis, ini diharapkan dapat meningkatkan keunggulan FIKKES Unimus yang berwawasan internasional” papar Dr Budi Santosa MSi.Med. Jalinan kerjasama ini tentu saja bersinergi dengan visi Unimus berwawasan internasional.

 Reportase Direktur IRO dan UPT Humas

FIKKES Unimus Teken MoU dengan Magdy Indonesia dan Nichini Corporation Japan

Semarang | (15/01/2019) Negara Jepang merupakan salah satu negara yang banyak dituju oleh lulusan perguruan tinggi untuk bekerja. Menangkap peluang tersebut Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang menggandeng user dari Jepang untuk menyerap lulusannya. Hadirkan Nichini Corporation Japan dan Magdy Indonesia, Fikkes Unimus tanda tangani MoU untuk menyiapkan alumni agar bisa terserap bekerja di Jepang. Bertempat di Aula NRC Unimus, naskah perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Mr. Mao Yamakura mewakili Nichini Corporation Japan, Hari Kurniawan dari Magdy Indonesia, serta Dr. Budi Santosa, M.Si.Med selaku Dekan Fikkes Unimus. check out they fucked my wife.

 

 

Dalam sambutannya, Dr. Budi Santosa, M.Kes.Med menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa ketika lulus nanti. “Saya harap kepada mahasiswa dan lulusan Fikkes Unimus agar dapat memanfaatkan peluang ini. Didalam proses pembelajaran dalam program studi selalu ditekankan akan ketercapaian kompetensi. Tercapai tidaknya kompetensi itu, sangat bergantung dari sebuah kurikulum yang diselenggarakan. Karena ini adalah pendidikan vokasi, yang mengedepankan aspek ketrampilan, maka kegiatan-kegiatan salah satunya magang itu termasuk salah satu hal yang penting dalam rangka untuk pencapaian kompetensi tersebut,” papar Dekan Fikkes Unimus.

 

 

President Director Nichini Corporation Japan, Mao Yamakura menyatakan bahwa pihaknya menyelenggarakan kerja sama magang ke Jepang, yang mana saat ini didalam program tersebut sangat membutuhkan SDM untuk bekerja disana. “Saya akan selalu mengkondisikan dan support adik-adik mahasiswa Unimus. Mengatasi kesulitan yang ada serta mengantisipasi apabila terdapat permasalahan, “ ujarnya.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Alumni Napak Tilas: Keseruan Reuni Akbar Fikkes

Semarang | Ribuan alumni Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang yang telah tercetak merupakan potensi besar yang luar biasa untuk perkembangan Unimus maupun almuni sendiri. Sumbangsih alumni berupa pemikiran maupun materi pengembangan dan penguatan institusi sangatlah diperlukan. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan suatu forum yang dapat mengumpulkan para alumni, dan civitas akademika FIKKES Unimus baik dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta unsur pimpinan (Program Studi, Fakultas maupun Universitas). Menjembatani hal tersebut, FIKKES Unimus menggelar acara “Alumni Napak Tilas ke Kampus”, pada Minggu (23/12/2018). Bertempat di Aula Gedung FK Unimus, acara dihadiri oleh ratusan alumni baik dari program studi D3 dan S1 Keperawatan, D3 dan S1 Ilmu Gizi, D3 Kebidanan, D3 dan D4 Analis Kesehatan, S1 Teknologi Pangan serta Profesi Ners.

 

 

Hadir untuk memberikan sambutan, Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si. Pihaknya menyatakan bahwa banyak manfaat yang bisa diambil dari acara ini. “Salah satunya adalah tracer study untuk akreditasi, dan salah satu aspek akreditasi adalah keberhasilan lulusan di dunia kerja. Dengan terselenggaranya reuni ini akan diperoleh data alumni yang bekerja pada suatu instansi, “ ungkapnya. Dr. Sri Darmawati, M.Si. juga menjelaskan data atau informasi alumni nantinya bisa menjadi evaluasi untuk perguruan tinggi. “Selain itu, Unimus juga ingin membangun relationship dengan alumni sehingga terjalin ikatan yang kuat, “ tambahnya. Acara dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan organisasi Ikatan Alumni FIKKES Unimus. Adapaun ketua yang terpilih adalah Arwani, MN (S1-Keperawatan) ; Sony Kurniawan, S.TP (S1-Teknologi Pangan) sebagai sekretaris ; serta Tri Nuryani (D3 Gizi) sebagai Bendahara.