Sport Center

Olahraga memainkan peranan penting dalam perkembangan hidup manusia. Diyakini oleh para ahli, olahraga bermakna sebagai wahana terbaik untuk membangun kebugaran, kesehatan, disiplin, kesehatan moral dan emosional, serta berbagai life skills. Partisipasi dalam olahraga secara umum diterima sebagai alat yang efektif untuk mengembangkan tubuh manusia.  Dalam pengembangan bidang akademik, diyakini secara penuh bahwa olahraga dan aktivitas jasmani merupakan  bagian dari pengembangan akademik maupun non akademik. Oleh karenanya, memanfaatkan olahraga untuk mengembangkan manusia secara akademik maupun non akademik telah dijadikan resep utama di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS).  Menjembatani hal tersebut, UNIMUS telah menyediakan Sport Center seperti  Lapangan Tenis, Wall Climbing, Lapangan Futsal, dan lain-lain.

 

Pemanfaatan Sport Center untuk olahraga Tenis

Mengulas sedikit tentang manfaat olahraga tenis bagi tubuh tidak hanya datang dari keringat yang mengucur selama berolahraga. Beberapa gerakan saat bermain tenis juga dipercaya memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh kita semua. Bahkan, beberapa ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu olahraga tak ragu menyebut tenis lapangan sebagai salah satu olahraga terbaik.  Banyak sekali hal yang dapat kita terima atau kita peroleh saat memainkan permainan tenis ini, salah satu contoh halnya adalah kita dapat memiliki lengan dan kaki yang kuat dan juga kencang. Hal ini disebabkan kita tidak berhenti berlari dalam permainan tenis ini dan harus terus mengejar bola yang ditembakkan oleh pemain lawan, sampai pemain lawan itu juga tidak bisa lagi mengembalikan bola yang kita tembakkan itu. Tanpa kita sadari bahwa dengan berlari sana-sini dan memukulkan bola ke area lawan akan membuat lengan dan kaki kita menjadi sangat kuat dan bertenaga seperti para atlet yang mengikuti kejuaraan permainan tenis ini.

Hal kedua yang dapat kita peroleh adalah kita dapat melatih tangan dan mata kita, tentu saja untuk memainkan permainan tenis ini mata kita juga harus focus pada bola yang selalu bergerak kesana dan kemari, dan tentu saja ketika bola itu sudah sampai diarea kita, kita harus bisa menggerakan tangan kita secara cepat sehingga dapat mengembalikan bola ke area musuh untuk mendapatkan angka untuk kita. Hal ini akan membuat reflek tangan kita menjadi sangat cepat ketika ada bola yang datang ke arah kita dan tentu saja mata kita juga akan terlatih terhadap serangan- serangan yang seperti itu.

Contoh olah raga lain yang dapat diselenggarakan di sport center Unimus adalah olah raga Voli. Dengan bermain bola voli, mahasiswa akan berkembang secara baik unsur-unsur daya pikir kemampuan dan perasaan. Di samping itu kepribadian juga dapat berkembang dengan baik terutama kontrol pribadi, disiplin, kerjasama, dan rasa tanggung jawab terhadap apa yang diperbuatnya. Manfaat lain dari bermain bola voli adalah melatih kerja sama, kecepatan bergerak, lompatan yang tinggi untuk mengatasi bola di atas net (smash dan block) dan membentuk kreatifitas.

 

Pemanfaatan Sport Center untuk pertandingan Voli mahasiswa

Kemunculan olahraga panjat dinding tak bisa dilepaskan dari perkembangan panjat tebing di alam terbuka. Kegiatan ini merupakan salah satu cabang mendaki gunung. Bagi mahasiswa, disarankan untuk tetap giat berlatih agar stamina bisa tetap terjaga. Persiapan fisik yang terbaik adalah melakukan angkat badan. Namun sebelum ini, jika mengikuti petunjuk kesehatan olahraga, tentunya harus ada persiapan fisik seperti lari ringan untuk memperkuat jantung dan paru-paru. Melatih otot jari dan lengan berarti sebelumnya mengembangkan otot pundak dan pangkal lengan. Kunci kesuksesan pemanjat dalam menyelesaikan jalur tanpa jatuh adalah kekuatan jari mencengkeram pegangan. Dalam kegiatan panjat tebing hobi yang utama adalah berhasil mencapai puncak jalur tanpa terjatuh.

 

Perlengkapan wall climbing

Tali pengaman memang mengamankan tubuh agar tidak terempas kalau pegangan terlepas. Namun ”seni panjat tebing adalah menyelesaikan masalah di mana kita menempatkan tubuh dan mencengkeram pegangan serta memijakkan kaki agar tidak terjatuh. Jika aliran gerak tubuh ini meliuk lancar maka mereka yang di bawah akan melihatnya sebagai suatu tarian vertikal yang seakan menentang gaya tarik bumi.