Category Archives: Berita

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi & Pelepasan Lulusan

Semarang | (24/10/2019) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, ahli gizi dan tenaga laboratorium medik serta pelepasan calon wisudawan Ners, S1 Keperawatan, D3 Teknologi Labotorium Medis (TLM), D4 TLM, S1 Gizi dan S1 Teknologi Pangan. Acara di gelar di Majapahit Convention Ballroom. Wakil Dekan 1 Dr. Tri Hartiti, SKM, M.Kes dalam laporannya  menyampaikan bahwa angkat sumpah diikuti 900 oleh terdiri terdiri dari lulusan profesi Ners (80), S1 Keperawatan (65), S1 Ilmu Gizi (48), S1 Teknologi Pangan (5), D4 Teknologi Lahoratorium Medik (313), D3 Teknologi Laboratorium Medik (133), D3 Gizi (28), D3 Keperawatan (58), dan D3 Kebidanan (58).

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus Dr. Tri Hartiti, SKM, M.Kes. “Lulusan yang mendapat predikat Cumlaude sebesar 327 orang (38,06%). Lulusan terbaik program stusi (prodi) Profesi Ners Bella Maulia Indah Kurniawati (IPK 4,00), Prodi S1 Keperawatan (IPK 3,74), Prodi D3 Ilmu Gizi Meidy Eka Hera Setyawati (IPK 3,59), prodi D3 Gizi Yuni Safaratul Amanah (IPK 3,90), prodi D3 Teknologi Laborarorium Medik Diniati Mardhotillah (IPK 3,80), prodi D4 Teknologi Laboratorium Medik Salis Setyawati (IPK 3,71). Lulusan terbaik D3 Kebidanan Nawang Retna (IPK 3,58), prodi S1 Teknologi Pangan Irma Fitriana Ardi Kusumawati dengan (IPK 3,73)” terang Dr. Titi. “Sampai saat ini Fikkes Unimus telah meluluskan 8.701 lulusan yang telah mengabdikan diri di berbagai instansi dalam dan luar negeri” jelasnya. Ditambahkan oleh Dr. Titi bahwa kegiatan angkat sumpah profesi adalah salah satu syarat untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR)  tenaga kesehatan selain kelulusan uji kompetensi.

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah pengurus DPW PPNI Jawa Tengah  Dr. Arwani, SKM, BN.Hons, MN, Ketua DPD IBI Jawa Tengah Endang Suwartiningsih, Wakil Ketua DPW Patelki Jawa Tengah H. Suwandi, S.Sos dan DPP PERSAGI Bambang Hariyanto, SKM, M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Dekan Fikkes yang juga menjadi Wakil Rektor I Unimus Dr. Budi Santosa, M.Si.Med, para wakil dekan dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus. Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dalam sambutannya, menyatakan bahwa momen angkat sumpah sekaligus pelepasan calon wisudawan/wisudawati mahasiswa Fikkes Unimus harus dijadikan sebagai momen perubahan dan tujuan sumpah profesi mendidik tenaga kesehatan agar memiliki karakter yang baik. Dekan berharap lulusan Fikkes Unimus tidak ada yang terbentur masalah karena melanggar kode etik profesi. “Dalam melaksakan tugas harus selalu mengingat bahwa apa yang kita kerjakan kelak akan di minta pertanggung jawabannya, artinya tanggung jawab tugas kita tidak hanya kepada manusia tapi juga kepada Tuhan. Ada banya hal yang dapat memicu pelanggaran etika antara lain faktor ekonomi, aturan yang masih abu-abu juga faktor lingkungan. Lulusan harus melihat mana yang benar dan mana yang kurang tepat sesuai dengan kode etik profesi” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (dr. Yuliyanto Prabowo, M.Kes) dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Ka. Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (dr. Tatik Murhayati, M.Kes) menyampaikan bahwa tenaga kesehatan senantiasa berpegang teguh pada etika profesi, sehingga setiap tenaga kesehatan harus mengangkat sumpah sebelum terjun melakukan pelayanan di masyarakat. Sumpah yang diucapkan memiliki tanggung jawab moral terhadap diri sendiri, pasien dan Tuhan” pesannya. “Saat ini telah memasuki era industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. “Segala hal tanpa batas dengan pengunaan daya komputasi tidak menutup kemungkinan kedepan ada beberapa pekerjaan tenaga kesehatan yang dapat digantikan oleh mesin atau robot. Sebagai pembeda kami harapkan para tenaga kesehatan harus mengembangkan integritas, karakter, sisi humanisme, caring dan juga leadership yang mampu bersaing secara nasional dan internasional“ harapnya. Kadinkes Provinsi Jawa Tengah juga berpesan kepada lulusan Fikkes bahwa kelulusan bukan merupakan akhir proses tapi awal menjalani proses selanjutnya. Kadinkes juga memesankan agar lulusan terus mengembangkan diri dengan continuing education.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi

Semarang | (23/06/2019) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, ahli gizi dan tenaga laboratorium medik serta pelepasan calon wisudawan Ners, S1 Keperawatan, D3 Teknologi Labotorium Medis (TLM), D4 TLM, S1 Gizi dan S1 Teknologi Pangan. Acara di gelar di Aula Gedung Fakultas Kedokteran Unimus. Wakil Dekan 1 dalam laporannya  menyampaikan bahwa angkat sumpah diikuti ole 148 lulusan profesi Ners Unimus, 94 orang lulusan S1 Gizi Unimus,  53 lulusan D-III Analis Kesehatan serta 6 orang lulusan D-IV Analis Kesehatan, serta 11 orang lulusan profesi ners dari UKSW Salatiga & UMSU Brebes. Sementara pelepasan lulusan juga diikuti 69 calon wisudawan S1 Keperawatan dan 19 calon wisudawan S1 Teknologi Pangan. “Total peserta angkat sumpah dan pelepasan wisudawan periode 23 Juni 2019 adalah 400 orang” terang Dr. Tri Hartiti. “Lulusan yang mendapat predikat cumlaude sebesar 242 orang (60,5%). Lulusan terbaik prodi ners Yuli Widiastuti dengan (IPK 4,00) lulusan terbaik prodi S1 Keperawatan Aisyatul Al Finaunni’mah (IPK 3,71) lulusan terbaik S1 Teknologi Pangan Azmi Kurniawati (IPK 3,84), lulusan terbaik A1 Gizi Emilia Arum Pratiwi (IPK 3,88) dan lulusan terbaik prodi D-III TLM Siti Nadhiroh (3,63). Sampai saat ini Fikkes Unumus telah meluluskan 7.801 lulusan yang telah mengabdikan diri di berbagai instansi dalam dan luar negeri” tambahnya.

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah Pengurus DPW PATELKI Jawa Tengah Eko Joko Purwandyo, SKM, Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah Eko Sadono, SKp., MARS, serta DPD PERSAGI Jawa Tengah Bambang Supangkat, SKM. M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus. Dalam sambutannya, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med menyatakan bahwa momen angkat sumpah sekaligus pelepasan calon wisudawan/wisudawati mahasiswa FIKKES Unimus harus dijadikan sebagai momen perubahan. “Perubahan dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang kurang terampil menjadi lebih terampil, perubahan sikap yang kurang baik menjadi lebih baik, itulah bingkai setiap kompetensi. Maka lulusan setiap prodi harus memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan, sehingga tidak heran diakhir ada yang namanya uji kompetensi, “ jelasnya.

Lebih lanjut, Rahmah Nur Hayati, SKM., M.Kes (Ka. Bidang SDK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah) selaku perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menambahkan bahwa saat ini telah memasuki era industri 4.0, dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. “Segala hal tanpa batas dengan pengunaan daya komputasi tidak menutup kemungkinan kedepan ada beberapa pekerjaan tenaga kesehatan yang dapat digantikan oleh mesin atau robot. Sebagai pembeda kami harapkan para tenaga kesehatan harus mengembangkan integritas, karakter, sisi humanisme, caring dan juga leadership, “ harapnya.

Siapkan Mahasiswa Lebih Humanis Melalui Capping Day dan Kuliah Umum


Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa menyampaikan arahan dan sambutan dihadapan mahasiswa dan orang tua

Semarang │Ucap janji mahasiswa atau Capping Day adalah tahapan awal yang harus dilalui setiap mahasiswa keperawatan dan kebidanan sebelum memasuki dunia profesi untuk melakukan praktek di klinik di rumah sakit atau layanan kesehatan lain. Demikian juga yang dilakukan oleh 248 mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) terdiri dari 75 mahasiswa D III keperawatan, 161 mahasiswa S1 keperawatan dan 12 mahasiswa D III kebidanan yang mengikuti kegiatan Capping Day dan kuliah umum bertema “Membangun Karakter Humanistik dan Profesional Tenaga Kesehatan di Era Disrupsi”. Kegiatan ucap janji dan kuliah umum ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Program Studi Keperawatan dan Kebidanan dalam rangka menghantarkan mahasiswa memasuki lahan praktik.  Di helat di Hotel Grasia Semarang pada Rabu (24/04/2019) acara dihadiri Dekan Fikkes (Dr. Budi Santosa., M.Si.Med), Ketua dan Sekretaris Program Studi di Fikkes Unimus, perwakilan organisasi profesi (PPNI dan IBI), perwakilan dari serta orang tua mahasiswa.

Acara dibuka oleh Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa., M.Si.Med. Dekan Fikkes menyampaikan bahwa upacara ucap janji menjadikan momentum meningkatkan semangat dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai perawat dan bidan yang akan terjun ke tengah-tengah masyarakat. “Momentum ucap janji sebaiknya dijadikan pijakan untuk meningkatkan performa tenaga kesehatan. Sebagai tenaga kesehatan juga harus memegang janji yang sudah di ucapkan antara lain dengan selalu memegang rahasia yang pasien” ungkapnya. “Kegiatan ucap janji juga menjadi titik awal mahasiswa menapaki tahapan berikutnya praktik klinik di berbagai institusi kesehatan dan terjun langsung di masyarakat” terang Dr. Budi Santosa.

Saat prosesi ucap janji, mahasiswa membacakan janji berisi kewajiban yang harus dilaksanakan dan ditepati oleh mahasiswa ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, berupa janji untuk tidak membedakan pasien, mengutamakan pasien dan memegang semua rahasia pasien. Usai prosesi ucap janji kegiatan dilanjutkan, pemasangan penutup kepala / cap (bagi mahasiswa perempuan) dan pemasangan pin secara simbolis oleh ketua program studi.

Kegiatan prosesi ucap janji di lanjutkan dengan kuliah umum “Membangun Karakter Humanistik dan Profesional Tenaga Kesehatan di Era Disrupsi” dengan narasumber Dian Ratna Sawitri, S.Psi, M.Psi, Ph.D. Dosen dan wakil dekan di fakultas psikologi Undip tersebut berbagi kiat sukses masa depan dengan mengedepankan aspek humanisme dan komunikasi yang baik dengan orang tua. Ia juga membagi kiat dan strategi dalam pengembangan karir. “Strategi pengembangan karir itu melibatkan banyak aspek antara lain kepribadian proaktif, mau menerima feedback dari orang lain, berani mencoba, belajar dari career succes story, memiliki role model yang kuat, punya tujuan jelas dan menjaga komunikasi dengan banyak pihak terutama orang tua” terangnya. “Tenaga kesehatan harus profesionalisme. Didalam melalukan tugas harus berkomitmen, tidak mengabaikan pasien karena adanya teknologi namun memanfaatkan teknologi untuk melayani pasien” tambahnya.Melalui kegiatan ini Unimus berharap kelak dapat mencetak perawat dan bidan profesional yang unggul dalam keilmuan, ketrampilan dan keislaman.

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler.

Fikkes Tingkatkan Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Terkemuka Taiwan

Foto bersama dengan Prof. Kuei Ru Chou dan Prof. Phi Chu Lin dari School Of Nursing Taipei Medical University
Foto bersama dengan Prof. Kuei Ru Chou dan Prof. Phi Chu Lin dari School Of Nursing Taipei Medical University

Taipei – Delegasi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) UNIMUS yang terdiri dari Dr Budi Santosa (Dekan FIKKES), Dr Fathul Mubin (Kaprodi S1 Keperawatan) dan Muhammad Yusuf, PhD (Director International Relationship Officer Unimus) melakasanakan kunjungan kerjasama di Perguruan Tinggi Terkemuka di Taipei dan Tainan, Taiwan selama tiga hari, 28 – 30 Januari 2019.  Lawatan dilakukan atas undangan dari National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNHS), Dekan FIKKES menghadiri  “Closing Ceremony of Eldere Care Tachnical Training Course” dan sekaligus penyerahan sertifikat internship program yang dilaksanakan oleh 22 mahasiswa Ners Unimus selama 10 bulan di Taipei dan Kaohsiung.

Dalam kesempatan yang sama dilakukan pertemuan tindak lanjut kerjasama dengan Prof Shu-Fang Wu, PhD (Vice President) dan Dr Li-Ju Lin (Director International Education Center). Dalam kesempatan diskusi dengan NTUNHS disepakati untuk mendirikan pusat perwakilan  “Taiwan-Indonesia Healthcare Education Centre” yang nantinya akan berkantor di FIKKES Unimus. Kantor ini berfunggsi membantu dalam memfasilitasi program program kerjasama Taiwan-Indonesia dalam bidang keperawatan.

Kegiatan Kerjasama juga dilaksanakan dengan Taipei Medical University dan Cheng Kung University yang membahas kerjasama beasiswa pendidikan Master dan PhD, short course program dan international mobility program. Kedepan akan banyak kegiatan short course yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Unimus di Taiwan. Mahasiswa dan dosen juga dapat mengakses berbagai beasiswa di kedua universitas ternama di Taiwan tersebut. “Program kerjasama dengan Universitas di Taiwan ini sangat strategis, ini diharapkan dapat meningkatkan keunggulan FIKKES Unimus yang berwawasan internasional” papar Dr Budi Santosa MSi.Med. Jalinan kerjasama ini tentu saja bersinergi dengan visi Unimus berwawasan internasional.

 Reportase Direktur IRO dan UPT Humas

FIKKES Unimus Teken MoU dengan Magdy Indonesia dan Nichini Corporation Japan

Semarang | (15/01/2019) Negara Jepang merupakan salah satu negara yang banyak dituju oleh lulusan perguruan tinggi untuk bekerja. Menangkap peluang tersebut Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang menggandeng user dari Jepang untuk menyerap lulusannya. Hadirkan Nichini Corporation Japan dan Magdy Indonesia, Fikkes Unimus tanda tangani MoU untuk menyiapkan alumni agar bisa terserap bekerja di Jepang. Bertempat di Aula NRC Unimus, naskah perjanjian kerjasama ditandatangani oleh Mr. Mao Yamakura mewakili Nichini Corporation Japan, Hari Kurniawan dari Magdy Indonesia, serta Dr. Budi Santosa, M.Si.Med selaku Dekan Fikkes Unimus. check out they fucked my wife.

 

 

Dalam sambutannya, Dr. Budi Santosa, M.Kes.Med menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa ketika lulus nanti. “Saya harap kepada mahasiswa dan lulusan Fikkes Unimus agar dapat memanfaatkan peluang ini. Didalam proses pembelajaran dalam program studi selalu ditekankan akan ketercapaian kompetensi. Tercapai tidaknya kompetensi itu, sangat bergantung dari sebuah kurikulum yang diselenggarakan. Karena ini adalah pendidikan vokasi, yang mengedepankan aspek ketrampilan, maka kegiatan-kegiatan salah satunya magang itu termasuk salah satu hal yang penting dalam rangka untuk pencapaian kompetensi tersebut,” papar Dekan Fikkes Unimus.

 

 

President Director Nichini Corporation Japan, Mao Yamakura menyatakan bahwa pihaknya menyelenggarakan kerja sama magang ke Jepang, yang mana saat ini didalam program tersebut sangat membutuhkan SDM untuk bekerja disana. “Saya akan selalu mengkondisikan dan support adik-adik mahasiswa Unimus. Mengatasi kesulitan yang ada serta mengantisipasi apabila terdapat permasalahan, “ ujarnya.

Reportase UPT Humas dan Protokoler

Alumni Napak Tilas: Keseruan Reuni Akbar Fikkes

Semarang | Ribuan alumni Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang yang telah tercetak merupakan potensi besar yang luar biasa untuk perkembangan Unimus maupun almuni sendiri. Sumbangsih alumni berupa pemikiran maupun materi pengembangan dan penguatan institusi sangatlah diperlukan. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan suatu forum yang dapat mengumpulkan para alumni, dan civitas akademika FIKKES Unimus baik dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta unsur pimpinan (Program Studi, Fakultas maupun Universitas). Menjembatani hal tersebut, FIKKES Unimus menggelar acara “Alumni Napak Tilas ke Kampus”, pada Minggu (23/12/2018). Bertempat di Aula Gedung FK Unimus, acara dihadiri oleh ratusan alumni baik dari program studi D3 dan S1 Keperawatan, D3 dan S1 Ilmu Gizi, D3 Kebidanan, D3 dan D4 Analis Kesehatan, S1 Teknologi Pangan serta Profesi Ners.

 

 

Hadir untuk memberikan sambutan, Wakil Rektor I Unimus Dr. Sri Darmawati, M.Si. Pihaknya menyatakan bahwa banyak manfaat yang bisa diambil dari acara ini. “Salah satunya adalah tracer study untuk akreditasi, dan salah satu aspek akreditasi adalah keberhasilan lulusan di dunia kerja. Dengan terselenggaranya reuni ini akan diperoleh data alumni yang bekerja pada suatu instansi, “ ungkapnya. Dr. Sri Darmawati, M.Si. juga menjelaskan data atau informasi alumni nantinya bisa menjadi evaluasi untuk perguruan tinggi. “Selain itu, Unimus juga ingin membangun relationship dengan alumni sehingga terjalin ikatan yang kuat, “ tambahnya. Acara dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan organisasi Ikatan Alumni FIKKES Unimus. Adapaun ketua yang terpilih adalah Arwani, MN (S1-Keperawatan) ; Sony Kurniawan, S.TP (S1-Teknologi Pangan) sebagai sekretaris ; serta Tri Nuryani (D3 Gizi) sebagai Bendahara.

 

Fikkes Unimus Gandeng Cheju Halla University Korea

Dari kiri: Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean) dan Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) beserta Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki dan Dekan Fikkes, Dr. Budi Santosa menunjukan naskah kerja sama
Dari kiri: Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean) dan Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) beserta Wakil Rektor II Dr. Sri Rejeki dan Dekan Fikkes, Dr. Budi Santosa menunjukan naskah kerja sama

Semarang | (04/12/2018) Internasionalisasi dan pengembangan Tri Darma Perguruan Tinggi dalam penelitian merupakan salah satu indikator mutu setiap institusi pendidikan tinggi. Bersinergi dengan hal tersebut Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Unimus adakan kerjasama dengan Cheju Halla University Korea. Acara penandatanganan MoU dilaksanakan pada Selasa (04/12)  di Gedung NRC Unimus pada kegiatan Joint Meeting dalam penyusunan proposal riset KOICA. Empat delegasi hadir dari School of Nursing Cheju Halla University South Korea, yakni Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing), Jung – Sik, Woo PhD (Dept. of Health Administration Dean), Susie Yoon, PhD (Assistant Professor School of Nursing) dan Yun Jeong Boo, PhD (Assistant Professor Dept. of Nursing).

Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) saat memberikan pemaparan
Hyun Ju Kim, RN, MPH, PhD (Director – Center for Internasional Development Coorperation and Professor – Department of Nursing) saat memberikan pemaparan

Mereka merencanakan berpartner dalam riset dengan FIKKES Unimus melalui Joint Meeting on Preparation Research Collaboration KOICA 2020. Difasilitasi oleh International Relationship Officer Unimus, delegasi dari CHU Korea melakukan diskusi dengan dosen dan peneliti dari program keperawatan terkait dengan rencana riset tentang kesehatan remaja di Semarang. Pada kesempatan tersebut juga di diskusikan rencana kerjasama untuk beberapa topik riset lain dalam bidang keperawatan dan kesehatan.

Hadir memberikan sambutan wakil Rektor II, Dr. Sri Rejeki, S.Kp, M.Kep, Sp.Mat. Wakil Rektor II Unimus menyambut baik upaya kerjasama antara Fikkes Unimus dengan Cheju Halla University terutama dalam hal pengembangan riset. “Saya berharap dengan penandatangan MoU ini, kedepannya dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang tentunya dapat memberikan pemanfaatan di antara dua belah pihak, “ ujarnya. Selama satu minggu tim dosen dari Fikkes Unimus akan mendampaingi delegasi dari Cheju Halla University untuk melakukan survey data awal penelitian tentang status kesehatan remaja usia sekolah di kota Semarang. Penelitian direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2019-2020, dengan pendanaan dari KOICA.

 

Reportase UPT Humas & Protokoler

Fikkes Unimus Gelar Angkat Sumpah Profesi 853 Tenaga Kesehatan Baru

Sambutan Wakil Rektor III Unimus
Sambutan Wakil Rektor III Unimus

Semarang | (16/11/2018) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) selenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, Bidan, ahli gizi dan tenaga laboratorium. Bertempat di Patra Hotel & Convention Semarang angkat sumpah diikuti oleh 853 calon tenaga kesehatan lulusan FIKKES Unimus, terdiri dari 21 orang lulusan D-III Gizi, 21 orang lulusan S1 Gizi, 51 orang lulusan D-III Kebidanan, 136 orang lulusan D-III Keperawatan, 158 orang lulusan Profesi Ners, 126 orang lulusan D-III Analis Kesehatan serta 340 orang lulusan D-IV Analis Kesehatan.

Sambutan Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med
Sambutan Dekan Fikkes Dr. Budi Santosa, M.Si.Med

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah Pengurus DPW PATELKI Jawa Tengah Eko Joko Purwandyo, SKM, Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah Dr. Untung Sujianto, SKp., M.Kes, Pengurus IBI Ristiyah, S.ST, serta PERSAGI Bambang Supangkat, SKM. M.Si. Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Hadir juga dalam acara angkat sumpah profesi, Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Wakil Rektor III Unimus, Dekan FIKKES Dr. Budi Santosa, M.Si.Med dan para Kaprodi di lingkungan FIKKES Unimus.

3Dalam sambutannya, Dr. Budi Santosa, M.Si.Med berpesan kepada lulusan tenaga kesehatan bahwa mereka harus mengikuti uji kompetensi nasional di akhir bulan November 2018 ini dengan sungguh-sungguh. “Saya minta saudara sekalian benar-benar serius mengikuti dan mengerjakan uji kompetensi dengan karena hasil uji kompetensi itu menjadi taruhan kita semua baik institusi maupun peserta ukom sendiri. Hasil uji kompetensi bias dilihat secara nasional sehingga akan muncul data perguruan tinggi mana yang bisa meluluskan 100% dan perguruan tinggi mana yang berada didasar klasemen. Dan Unimus tidak ingin menjadi perguruan tinggi didasar klasemen “ ungkapnya.

WhatsApp Image 2018-11-22 at 13.52.18Sementara itu, Wakil Rektor III Unimus Dr. Samsudi Rahardjo, MM. , MT. juga berharap bahwa nantinya lulusan tenaga kesehatan FIKKES Unimus dapat menjadi pribadi yang professional dan bertanggungjawab atas profesi yang dipilih. “Saudara semua harus menjalankan amanah dan kewajiban salah satunya dengan menjalankan butir-butir yang ada pada sumpah profesi masing-masing. Karena nama baik tidak hanya untuk personal saja namun juga institusi pendidikan Unimus,” tandasnya.

Habib Shaleh Alumni Fikkes Unimus Sumbang Medali Untuk Indonesia

M. Habib Shaleh tengah berlaga di lintasan para cylcing (doc)
M. Habib Shaleh tengah berlaga di lintasan para cylcing (doc)

Unimus│ (11/10/2018) M. Habib Shaleh (28), alumni D3 Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berhasil menorehkan prestasi dalam event akbar Asian Para Games 2018. M. Habib Shaleh bersama rekannya M Fadli dan Marthin Losu berhasil meraih medali perunggu pada cabang olahraga para cycling (balap sepeda) di nomor  men’s team sprint kelas C1-5 (tuna daksa).

Pertandingan yang digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun hari Kamis, 11 Oktober ini berlangsung dramatis. Habib Shaleh sempat terjatuh saat putaran pertama namun akhirnya berhasil bangkit dan menjadi juara ke tiga bersama rekan setimnya. M. Habib Shaleh (C2), Muhammad Fadli Immamuddin (C4), dan Marthin Losu (C5) berhasil unggul 5,008 detik atas tim Iran yang terdiri dari Bahram S. Soleimani, Mahdi Mohammadi, dan Saber Janbaz Rahimpour.

Habib mulanya adalah atlet PPLP Sepak Bola Jawa Tengah non-difabel. Setelah mengalami kecelakaan pada 2006, ia menderita celebral palsy. Habib kemudian menggeluti cabang olah raga para cycling. Cidera tidak membuatnya menyerah, Habib tetap bersemangat dan  berhasil meraih prestasi. Habib mengabarkan kemenangannya kepada Dr. Ali Rosidi, M.Si dosen pembimbingnya semasa kuliah dulu. Dr. Ali yang juga menjadi wakil dekkan II Fikkes mengungkapkan bahwa cidera tak menyurutkan semangat Habib untuk menyelesaikan studi dan berprestasi dalam bidang olah raga membanggakan Indonesia. “Meski memiliki keterbatasan fisik Habib bisa beradaptasi dengan perubahan dirinya. Selain mempersiapkan kejuaraan pada  nomor 1000 meter Sabtu (13/10) ini, saat ini Habib tengah mempersiapkan diri juga untuk mengisi formasi PNS di Kotamadia Salatiga” ungkap Dr. Ali.

 

Reportase UPT Humas dan Protokoler

FIKKES Unimus Siap Adakan International Program Bersama Management and Science University Malaysia (MSU)

Dekan Fikkes bersama Prof. Eddy Yusuf, P.hD dari MSU Malaysia
Dekan Fikkes bersama Prof. Eddy Yusuf, P.hD dari MSU Malaysia

Semarang | Sesuai visi Universitas Muhammadiyah Semarang menjadi Universitas yang Unggul, Berkarakter, Berbasis Teknologi dan Berwawasan Internasional, tentu akan sangat banyak hal-hal detail yang harus dipersiapkan. Salah satunya adalah memperbaiki dan meningkatkan sistem pendidikan dan pengajaran. Sejalan dengan hal tersebut, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FIKKES) Unimus juga sedang berusaha mewujudkan tujuannya untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan bertaraf internasional yakni dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi asing di luar negeri.

Prof. Edy Yusuf berfoto bersama Wakil Rektor I, Dekan dan Wakil Dekan Fikkes
Prof. Edy Yusuf berfoto bersama Wakil Rektor I, Dekan dan Wakil Dekan Fikkes

Untuk menjembatani hal itu, pada Senin (03/9/2018) Round Table Meeting bersama Prof. Eddy Yusuf, Ph.D selaku President Global Affair and Strategic Partnership Management and Science University Malaysia di Aula NRC Unimus. Eddy sendiri menjelaskan bahwa bidang kesehatan adalah bidang yang paling membuat dirinya tertantang. “Apabila di bidang teknologi gap antar negara masih bisa diikuti satu sama lain, namun untuk masalah kesehatan, kondisi suatu negara dengan yang lain bisa sangat jauh,” terangnya.

Hadir untuk memberikan sambutan Dekan FIKKES Unimus, Dr. Budi Santosa, M.Kes.Med. Budi menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan kolaborasi yang real untuk kerjasama dengan MSU. “Kedatangan MSU ke Unimus membawa isyarat positif terutama soal inisiasi kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Kami berharap melalui kerjasama ini, dapat menyatukan visi dan misi antara Unimus dengan MSU terutama kerjasama tentang pendidikan,” ungkap Budi.

Dalam kerja sama di bidang pendidikan, ada beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan kedua belah pihak, diantaranya soal pengadaan beasiswa, International Class Program, Join International Seminar, Staff and Student Mobility serta 3+1 Program Unimus dan MSU (3 tahun di Unimus, 1 tahun di MSU). Tidak menutup kemungkinan bahwa kedepan, hubungan kerja sama ini akan terus berlanjut dan berkembang ke bidang lain. Dari kerjasama ini, Unimus dan MSU diharapkan dapat meningkatkan peringkat mereka di peringkat universitas kelas dunia.

 

Reportase UPT Humas dan Protokoler