Category Archives: Berita

Mahasiswa Fikkes Unimus Ikut ‘Short Course’ di Thailand

Mahasiswa S1 dan D3 Keperawatan Unimus saat menikmati nasi tumpeng usai penglepasan mengikuti international short course ke Thailand dan Singapura
Mahasiswa S1 dan D3 Keperawatan Unimus saat menikmati nasi tumpeng usai penglepasan mengikuti international short course ke Thailand dan Singapura

Semarang │Unimus (22/01/2018) Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Dr. Budi Santosa, M.Si.Med didampingi Direktur International Relationship Office (IRO) Unimus Moh Yusuf PhD melepas 12 mahasiswa keperawatan untuk mengikuti international short course program di  Thailand dan Singapura. Pelepasan dilaksanakan usai  kegiatan doa pagi Senin  (22/1) di ruang rapat Dekanat Fikkes Unimus.

Direktur IRO Unimus didampingi Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus Dr. Budi Santosa, M.Si.Med  menyatakan  bahwa  10 mahasiswa D3 dan 2 mahasiswa S1 Keperawatan Fikkes Unimus  yang di dampingi Kaprodi D3 Keperawatan Ns Chanif , MNS dan Sekrpodi D3 Keperawatan Ns. Pawestri, Skep, MKes akan menjalani short course program di Prince Songkhla University (PSU) Thailand dan Ngee Ann Polytcehnic of Singapore di Singapura. Mereka menjalani short course mulai tanggal 28 Januari sampai 4 Februari 2018. “Mahasiswa Unimus dipacu dan difasilitasi untuk melakukan program student mobility ke berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Agar para mahasiswa semakin terbuka wawasannya dan siap bersaing di era global serta mampu bekerjasama dengan para tenaga kerja internasional di berbagai negara” papar Yusuf, PhD.

Fikkes Unimus Selenggarakan Angkat Sumpah Profesi 659 Tenaga Kesehatan

Rohaniawan mendampingi angkat sumpah profesi
Rohaniawan mendampingi angkat sumpah profesi

Semarang│(25/10/2017), Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, Bidan, ahli gizi dan Tenaga Laboratorium Medik bertempat di Pancawati Ballrom Hotel Patra Semarang. Ketua Panitia Ns. Chanif, MNS melaporkan bahwa angkat sumpah diikuti oleh 659 lulusan, terdiri dari  217 orang lulusan Ners, 29 orang lulusan Diploma III Keperawatan, 28 orang lulusan Diploma III Kebidanan, 18 orang lulusan Diploma III Gizi,  78 orang dari  D III Tehnologi Laboratorium Medik, 289 orang lulusan D IV Tehnologi Laboratorium Medik.

Penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan Tenaga Tehnologi Laboratorium Medik disaksikan ketua PATELKI dan Rohaniawan
Penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan Tenaga Tehnologi Laboratorium Medik disaksikan ketua PATELKI dan Rohaniawan

Hadir untuk melantik tenaga kesehatan adalah ketua DPW PATELKI Jawa Tengah, Sekretaris DPW PPNI Jawa Tengah, Ketua IBI Jawa Tengah dan Ketua DPW Persatuan Ahli Gizi Jawa Tengan.  Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan. Setelah menyelesaikan sumpah profesi semua peserta angkat sumpah mengikuti kegiatan kuliah umum tentang tantangan dan peluang bekerja di luar negeri yang disampaikan oleh Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI (drg. Elia Rosalina Sunityo, MARS, MS).

Penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan lulusa Diploma III Kebidanan
Penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan lulusa Diploma III Kebidanan

Rektor Unimus Prof. Dr. Masrukhi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kompetensi lulusan Unimus sudah diakui di kancah nasional dan internasional. Alumni Unimus telah tersebar di 19 negara di seluruh dunia. “Disatu sisi dengan perkembangan kebutuhan tenaga kerja di dalam dan luar negeri, Unimus juga akan segera membuka sejumlah program studi bidang kesehatan antara lain profesi bidan, S2 Keperawatan dan S2 Teknologi Laboratorium Medik” papar Rektor. “Alumni selain kita bekali dengan kelimuan sesuai program studi masing-masing juga dibekali dengan kewirausahaan. Selain menjadi tenaga kerja lulusan Unimus juga bisa menciptakan lapangan kerja. Banyak dari alumni yang mendirikan klinik pratama di daerahnya ataupun usaha lainnya. Jadi ini sangat bagus” tandas Prof. Masrukhi.

 

Sumber UPT Kehumasan& Protokoler

Dr Siti Aminah STP MSi; Aktifitasnya Yang Padat Tidak Menghalangi Untuk Meraih Gelar Doktor Ilmu Pangan UGM

Siti Aminah (48 tahun) dosen Prodi Teknologi Pangan Unimus berhak menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang tertutup 23 Agustus 2017 di Program Doktor Ilmu Pangan UGM Jogjakarta. Dibawah bimbingan Promotor  Dr Ir Suparmo MSc, Co Promotor Dr Ir Sri Naruki MS dan Prof drh Hastari Wuryastuty MSc PhD, ibu kelahiran Bringin Kabupaten Semarang ini mengangkat penelitian “Potensi Tepung Kecambah Kedelai Terelisitasi Untuk Pencegahan Osteoporosis Pada Tikus Ovariektomi”.  Ketua Sidang Prof Dr Yudi Pranoto STP MP, dan penguji diluar komisi pembimbing Dr drh Hartiningsih MP dan Dr Ir Nurrahman MSi.

Dr siti aminah

Alhamdulillah, kompetensi Unimus khususnya Prodi Teknologi Pangan dapat ditingkatkan dengan peningkatan kapasitas SDMnya. Bu Siti Aminah adalah bagian yang tidak terpisahkan dengan Prodi ini. Beliau termasuk bagian perintis Prodi Teknologi Pangan Unimus hingga dapat mengantarkan akreditasi BAN PT dengan nilai B,” jelas Dr Nurhidajah STP MSi Kaprodi Teknologi Pangan Unimus mengapresiasi kelulusannya di tengah kesibukannya yang padat. Berakhirnya masa Kaprodi Bu Siti Aminah 2008-2016 lalu, tugas struktural baru diamanahkan pada beliau yaitu Kabid Pengabdian dan HKI pada  LPPM Unimus sampai sekarang.

Siti Aminah (Dosen Tekpan Unimus) Bersama Ting Punguji DOktor
Siti Aminah (Dosen Tekpan Unimus) Bersama Ting Punguji Doktor

Dr Siti Aminah STP MSi alumni Akademi Gizi (AKZI) Muhammadiyah Semarang, mengabdi pada almamaternya (sekarang menjadi Unimus) dengan merintis menjadi asisten dosen sebelum lulus, mendapatkan ijazah S1 Teknologi Hasil Pertanian dari Unibraw Malang (tahun 1999), Master Gizi Konsentrasi Ilmu Pangan dari Magister Gizi Masyarakat Pascasarjana Undip Semarang (2009), dan gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Pangan UGM Jogjakarta (2017). Ibu tiga anak ini aktif di Muhammadiyah sejak mahasiswa diantaranya pernah menjadi Ketua Immawati Kota Semarang, kemudian organisasi putri Muhammadiyah yaitu Nasyiatul ‘Aisyiah, aktif di ‘Aisyiah mulai dari ranting, cabang, daerah (PRA, PCA, PDA), dan saat ini sekretaris Pengurus Wilayah ‘Aisyiah (PWA) Jawa Tengah (2015-2020).

Ditambahkan Agus Suyanto STP MSi, koleganya di Prodi, “Disamping aktivitas pengajaran dan tugas struktural yang diembannya di Unimus, kegiatan penelitian dan pengabdian tak ketinggalan dilaksanakan oleh Bu Siti Aminah, diantaranya penelitian Dosen Muda, Hibah Bersaing dan PPT Dikti, IbM Dikti, juga pengabdian masyarakat yang digandeng CSR PT Pertamina di wilayah Jateng dan Bima NTB.”

Tertarik Riset Pencengahan Osteoporosis dengan Pangan Fungsional

Siti Aminah prihatin dengan banyaknya kasus penyakit osteoporosis yaitu penyakit pengoroposan tulang yang berhubungan dengan penuaan khususnya wanita. “Kami berpikir untuk menyelamatkan masa bahagia di usia senja dengan bebas dari penyakit osteoporosis melalui mekanisme pencegahan dengan menkonsumsi pangan fungsional. Kami tertarik dengan kedelai karena ada potensi ke arah sana,” jelasnya. Rumusan penelitiannya adalah potensi  tepung kecambang kedelai terelisitasi untuk melihat efek fitoestrogen yang memacu produksi hormon estrogren yang dapat mencegah pengoroposan tulang.

Ditambahkan Siti Aminah yang telah mempublikasikan hasil risetnya di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional terindeks scopus, “Penurunan produksi hormon estrogen pada wanita selama proses penuaan berpengaruh terhadap kepadatan tulang. Estrogen berperan dalam pengaturan aktivitas bone turnover dengan memacu pembentukan tulang  oleh sel osteoblas dan menghambat resorpsi tulang oleh sel osteoklas.”

Kenapa kedelai dipilih? “Kedelai diketahui memiliki beberapa komponen bioaktif salah satunya isoflavon khususnya genistein dan dadzein memberikan efek estrogenic untuk menjaga  kesehatan tulang melalui mekanisme Hormon Replacement Therapy (HRT). Perlakuan perkecambahan kedelai diketahui dapat meningkatkan fitoestrogen (isoflavon), komponen antioksidan dan menurunkan senyawa anti gizi pada kedelai,” jawabnya.

Riset disertasi dimulai dari kondisi perkecambahan kedelai melalui elisitasi dengan bahan biotik maupun abiotic untuk meningkatkan komponen bioaktif yang diperlukan dalam pencegahan osteoporosis. Tikus ovariektomi digunakan sebagai model wanita dalam masa menopause atau defisiensi estrogen dengan risiko tinggi terhadap osteoporosis. Potensi tepung kedelai terelisitasi terhadap pencegahan terhadap osteoporosis dipelajari melaui pendekatan analisis aktivitas  bone turnover dengan marker bone resorpsi (β-Crosslapps),  bone formation (osteocalcin),  kadar estradiol, kalsium dan fosfor  serum tikus ovariektomi serta gambaran histopatoligis uterus.

Hasil penelitian sangat menggemberikan. “NaCl 2%  adalah elisitor paling efektif untuk mendapatkan komponen bioaktif potensial untuk pencegahan osteoporosis, yang ditunjukkan dengan peningkatan tertinggi pada fitoestrogen (isoflavon), vitamin C,  vitamin E, total fenol dan aktivitas antioksidan tepung  kecambah kedelai. Konsumsi tepung kecambah kedelai terelisitasi dengan NaCl 2% dapat mencegah osteoporosis yang ditandai dengan adanya keseimbangan bone turnover (aktivitas bone resorpsi dan bone formation) pada tikus ovariektomi. Tikus ovariektomi yang mengkonsumsi tepung kecambah kedelai terelistasi mempunyai gambaran histopatologi uterus seperti gambaran tikus kontrol,” pungkasnya.

Siti Aminah mempertahankan disertasinya

Hasil penelitiannya membuka hasanah pemanfaatan pangan untuk menjaga kesehatan yang dikenal sebagai functional food. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Masih banyak riset-riset lanjutannya yang juga terbuka untuk peneliti lainnya. Apa saja? Dijelaskannya, “Pengembangan produk pangan berbasis kecambah kedelai terelisitasi sebagai pangan fungsional untuk  pencegahan osteoporosis. Juga perlu pembuktian pengaruh kecambah kedelai terhadap densitas  dan kekuatan  tulang dengan durasi intake yang lebih lama. Atau mencari komponen-komponen kecambah kedelai terelisitasi yang berperan dalam aktivitas bone turnover tikus ovariektomi.”

Siapa yang mau jadi Doktor berikutnya? Bu Am, biasa dia dipanggil, kendati padat dengan banyak aktivitasnya siap membimbing risetnya. Siap Bu Am. Selamat dengan kelulusannya, semoga barokah untuk semuanya. Aamiin. (Gus/admin)

Fikkes Unimus Tambah Dua Doktor Baru Bidang Ilmu Pangan

Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di., S.TP., M.Sc berfoto bersama penguji usai menjalani sidang
Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di., S.TP., M.Sc berfoto bersama penguji usai menjalani sidang

Semarang │(23/08/2017) Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menambah dua Doktor baru dalam bidang ilmu pangan. Kedua doktor baru tersebut adalah Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di., S.TP., M.Sc dosen dari program studi S1 Gizi  dan Dr. Siti Aminah., S.TP., M.Sc dosen dari S1 Teknonogi Pangan Fikkes Unimus. Kedua dokter baru lulus dari program studi Ilmu Pangan Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Gajah Mada.

Dr. Siti Aminah., S.TP., M.Sc berfoto bersama penguji usai menjalani sidang akhir disertasi
Dr. Siti Aminah., S.TP., M.Sc berfoto bersama penguji usai menjalani sidang akhir disertasi

Dr. Yunan Kholifatuddin Sya’di berhasil menyelesaikan pendidikan Doktor setelah merampungkan penelitian dengan judul “Produksi selulosa bakteri oleh Gluconacetobacter xylinus: Pengaruh kondisi fermentasi dan media terhadap sifat fisik”. Disampaikan oleh Dr. Yunan  hasil temuan penelitian disertasinya adalah penambahan pati, agar, dan alginat menurunkan indek kristalinitas selulosa bakteri dan fermentasi selama 7 hari juga menurunkan indek kristalinitas. “Penurunan kristalinitas mengakibatkan perubahan morfologi lebih longgar, penurunan tensile strength, peningkatan WHC serta rasio rehidrasi. Dalam praktek sehari-hari pemberian pati, agar dan alginate dapat menumbuhkan Gluconacetobacter xylinus dan akan membuat produk makanan menjadi lebih lembut teksturnya” tambah Dr. Yunan.

Sementara itu Dr. Siti Aminah berhasil menyelesaikan pendidikan Doktor setelah menyelesaikan Disertasi berjudul “Potensi tepung kecambah kedelai terelitasi untuk pencegahan osteoporosis pada tikus oovarektormi”. Dr. Siti Aminah mengungkapkan bahwa temuan penelitiannya adalah bahwa elitasi menggunakan NaCl 0,9% pada proses pengecambahan kedelai dapat meningkatkan komponen substansial untuk pencegahan osteoporosis. “Konsumsi tepung kecambah kedelai terelitasi dapat mencegah osteoporosis ditandai dengan keseimbangan bone turneover pada tikus oovarektormi. Artinya produk makanan atau suplemen dengan bahan tepung kecambah kedelai terelitasi dapat berpotensi mencegah osteoporosis” tambah Dr. Siti Aminah.eberadaan dosen dengan latar belakang pendidikan Doktor (S-3) sangat diperlukan untuk pengembangan kualitas tri dharma perguruan tinggi (PT). Upaya yang telah dilakukan Unimus dalam mengupayakan sebanyak-banyaknya dosen S-3 sangat penting untuk penguatan Unimus. Dengan semakin banyaknya jumlah doktor diharapkan pula semakin banyak karya ilmiah dan pengabdian masyarakat dihasilkan Unimus. Karya ilmiah yang bertambah harapannya akat diimbangi dengan publikasi ilmiah yang bertambah diantaranya publikasi pada jurnal-jurnal internasional serta jurnal nasional terakreditasi. Meningkatknya pendidikan dosen juga diharapkan akan memberikan kontribusi pada semakin baik dan semain berkualitasnya proses belajar mengajar yang diberikan pada mahasiswa. Temuan-temuan dosen dalam penelitian juga akan memberikan kontribusi pada kemanfaatan dari segi kesehatan dan ekonomi.

Fikkes Unimus Selenggarakan Angkat Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan

Rohaniawan mendampingi angkat sumpah profesi

Semarang │(24/05/2017), Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan upacara angkat sumpah profesi Ners, Bidan dan Tenaga Laboratorium Medik bertempat di Hotel Grasia Semarang. Ketua Panitia Ns. Heryanto Adi Nugroho., M.Kep, Sp.Kom melaporkan bahwa angkat sumpah diikuti oleh 195 lulusan, terdiri dari  65 orang lulusan Ners, 90 orang lulusan D III Tehnologi Laboratorium Medik, 4 orang lulusan D IV Tehnologi Laboratorium Medik dan orang lulusan D III Kebidanan. Hadir dalam acara tersebut ketua DPW PATELKI Jawa Tengah, Sekretaris DPW PPNI Jawa Tengah, Ketua IBI Jawa Tengah, perwakilan dari RS di Kota Semarang, dosen dan perwakilan dari organisasi mahasiswa.

Penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan Tenaga Tehnologi Laboratorium Medik disaksikan ketua PATELKI dan Rohaniawan

Sumpah profesi digelar sebanyak tiga session yaitu untuk Ners yang dipimpin oleh Dr. Untung Sujianto, M.Kes (Sekretaris DPW PPNI Jawa Tengah), dilanjutkan angkat sumpah Tenaga Tehnologi Laboratorium Medik dipimpin oleh Dr. Budi Santosa., M.Si.Med (Ketua DPW PATELKI Jawa Tengah) dan diakhiri dengan angkat sumpah bidan dipimpin oleh Endang Suwartiningsih, A.Md.Keb (Ketua IBI Jawa Tengah). Sumpah profesi tenaga kesehatan diakhiri dengan penandatanganan naskah sumpah oleh perwakilan masing-masing profesi kesehatan di depan pimpinan organisasi profesi dan disaksikan oleh rohaniawan.

Dalam Sambutannya mewakili Universitas, Wakil Dekan II Fikkes (Dr. Ali Rosidi, M.Si) memesankan kepada lulusan tentang pentingnya kejujuran dan harus mau ditempatkan dimanapun di seluruh Indonesia. Sementara itu Ketua DPW PATELKI Jawa Tengah yang sekaligus Dekan Fikkes Unimus mengungkapkan bahwa angkat sumpah merupakan awal pengabdian terhadap ibu pertiwi. Sekretaris DPW PPNI Jawa Tengah menambahkan bahwa tenaga kesehatan termasuk Ners tidak boleh membedakan pasien, harus kreatif, inovatif, dapat membaca peluang dengan baik dan bisa selalu memegang teguh nilai-nilai profesi. “Ners baru diharapkan bisa mengembangkan ilmu dengan belajar ke luar negeri dan bisa mengembangkan ilmu setelah kembali ke Indonesia” ungkap Dr. Untung. Pimpinan organisasi profesi PPNI, PATELKI dan IBI dalam masing-masing sambutannya juga menekankan pentingnya Surat Tanda Registasi (STR) bagi Ners, bidan dan Tenaga Tehnologi Laboratorium Medik dalam bekerja di pelayanan.

 

Sumber UPT Kehumasan & Protokoler

Fikkes Unimus Tuan Rumah Muswil IKAMAGI Se-Jawa

Wakil Dekan I Fikkes (Dr. Tri Hartiti) Membuka Acara

Semarang │(19/3/2017) Himpunan Mahasiswa Diploma Tiga Gizi (HIMAGI) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjadi tuan rumah kegiatan Musyawarah Wilayah 7 Ikatan Mahasiswa Diploma Gizi Indonesia (IKAMAGI)  Se-Jawa. Kegiatan Muswil IKAMAGI VII yang bertema “Dedicated In Science For Achieve The Goal” ini berlangsung selama tiga hari tanggal 18-20 Maret 2017. Kegiatan diikuti oleh 20 delegasi perwakilan  Himpunan Mahasiswa Diploma Tiga Gizi dari Poltekes Kemenkes Jakarta II, Poltekes Kemenkes Tasikmalaya, Poltekes Kemenkes Semarang, Poltekes Kemenkes Yogyakarta, Poltekes Kemenkes Malang, Politeknik Kemenkes Jember, Poltekes Kemenkes Surabaya dan DIII Gizi Unimus.

PErsembahan Tari Selamat Datang Oleh Mahasiswa

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Unimus Dr. Tri Hartiti., SKM., M.Kep, Kaprodi Gizi  Ir. Agustin Syamsianah., M.Kes, sekrprodi DIII Gizi Erma Handarsari., M.Pd, Presiden Mahasiswa Unimus dan Sekretaris Jendral IKAMAGI Wilayah VII Aprilian Triwibowo. Dalam sambutannya Sekjen IKAMAGI Wilayah VII yang berasal dari Poltekes Kemenkes Jakarta II itu menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai berikut menjalin silaturahim antar Perguruan Tinggi Penyelenggaraan Diploma Gizi dan  mengevaluasi   program   kerja   IKAMAGI   yang   telah   terlaksana dan rapat kerja. Disampaikan juga oleh ketua IKAMAGI Tika Yulana Rahayu bahwa  Musyawarah Wilayah dilaksanakan sebagai sarana evaluasi kinerja pengurus serta sebagai langkah proyeksi guna menggagas langkah organisasi ke depannya dan membahas persiapan Musyawarah Nasional ke-VIII yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang.

Wakil Dekan Fikkes, Kaprodi dan Sekprodi Gizi bersama peserta Munas

Dr. Tri Hartiti., SKM., M.Kep selaku Wakil Dekan I Fikkes yang membuka acara sangat mengapresiasi kegiatan positif ini sebagai sarana untuk sharing informasi dan teknologi tentang gizi dan bentuk peran generasi muda meneruskan perjuangan bangsa mencapai Indonesia sehat tahun 2010. “Tema Muswil mendedikasikan ilmu untuk mencapai tujuan bersama sangat sinergi dengan visi Indonesia Sehat 2020” demikian yang disampaikan Wakil Dekan Fikkes dalam sambutannya. Kegiatan ini dapat. Dalam sambutannya Wakil Dekan I Fikkes menyampaikan agar HIMAGI bisa mempromosikan Unimus dan berpesan agar delegasi yang hadir dapat menyebarkan hal-hal yang baik tentang Unimus. Wakil Dekan I Fikkes yang mewakili Dekan Fikkes juga berpesan agar mahasiswa sebagai ilmuwan muda selalu mengembangkan diri, meningkatkan pendidikan dengan studi lanjut S1 sampai S3 dan menghimbau untuk bisa memilih Program Studi S1 Gizi Unimus untuk studi lanjut S1 kelak.

 

Kegiatan Muswil hari diisi dengan rapat kerja, diskusi program kerja dan laporan pertanggung jawaban, dilanjutkan kampus tour untuk memperkenalkan kampus Universitas Muhammadiyah Semarang dan city tour untuk memperkenalkan Semarang. Kegiatan juga diisi dengan kegiatan spiritual sholat berjamaah, olah raga bersama dan kunjungan ke sekolah-sekolah yang telah ditunjuk untuk berbagi informasi tentang gizi sehat seimbang.

 

 

Reportase UPT Kehumasan & Protokoler.